Bupati Bone Andi Asman Sulaiman mendorong guru meningkatkan profesionalisme dan inovasi pembelajaran untuk memperkuat kualitas pendidikan
SulawesiPos.com – Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., menegaskan pentingnya peningkatan profesionalisme guru dan inovasi pembelajaran sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bone.
Pesan tersebut disampaikan saat membuka Konferensi Kerja Kabupaten I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bone di Aula Lamellong, Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Selasa (20/10/2026).
Mengusung tema “Guru Profesional dan Bermartabat Menuju Bone Maberre (Mandiri, Berkeadilan, dan Berkelanjutan)”, konferensi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran organisasi profesi guru sekaligus menyatukan langkah dalam meningkatkan mutu pendidikan di Bumi Arung Palakka.
Dalam sambutannya, Bupati Andi Asman menekankan bahwa tantangan pendidikan ke depan membutuhkan tenaga pendidik yang tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga mampu menghadirkan metode pembelajaran yang efektif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, mengembangkan potensi, serta mempersiapkan generasi muda yang mampu menghadapi tantangan zaman.
Karena itu, ia berharap seluruh tenaga pendidik terus meningkatkan kapasitas diri, mengembangkan kreativitas dalam mengajar, serta menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab.
“Saya bersama Bapak Gubernur mendorong peningkatan mutu pembelajaran yang hebat. Karena itu, dibutuhkan komitmen dan kerja sama semua pihak untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” tegas Andi Asman.
Bupati Bone juga menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat dibebankan kepada guru semata. Diperlukan sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, organisasi profesi, dan seluruh pemangku kepentingan agar proses pembelajaran berjalan optimal.
Dukungan kebijakan, ketersediaan fasilitas pendidikan, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, serta kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam mewujudkan pemerataan kualitas pendidikan.
Dalam konteks tersebut, PGRI diharapkan tidak hanya menjadi wadah berhimpunnya para guru, tetapi juga mampu mengambil peran aktif dalam merumuskan gagasan, memperkuat solidaritas profesi, dan mendorong lahirnya berbagai program peningkatan mutu pendidikan.
Konferensi Kerja Kabupaten I PGRI Bone pun diharapkan menghasilkan program kerja yang konkret, terarah, dan berkelanjutan, terutama dalam memperkuat profesionalisme guru serta meningkatkan kualitas pembelajaran di seluruh wilayah Kabupaten Bone.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua PGRI Sulawesi Selatan Dr. Andi Ibrahim, Sekretaris PGRI Sulawesi Selatan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone, Kepala Cabang Dinas Pendidikan, serta Ketua PGRI Kabupaten Bone Muhammad Rusdi, S.Pd., M.Pd., yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone.
Sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Bone juga hadir dalam kegiatan tersebut.
Melalui konferensi kerja ini, PGRI Bone diharapkan semakin memperkuat konsolidasi organisasi dan meningkatkan kontribusinya dalam menjawab berbagai tantangan dunia pendidikan.
Dengan guru yang profesional, bermartabat, dan adaptif terhadap perubahan, upaya mewujudkan pendidikan berkualitas diharapkan semakin terarah untuk mendukung visi Bone Maberre: mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan. (kar)