Kebakaran TPA Aloppoe Parepare belum padam setelah berlangsung sekitar 19,5 jam hingga Minggu (18/10/2026) siang. Titik api kecil dan asap masih muncul dari tumpukan sampah. dok/ist
SulawesiPos.com – Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Aloppoe, Parepare, Sulawesi Selatan, belum padam sepenuhnya setelah berlangsung sekitar 19,5 jam hingga Minggu (18/10/2026) siang.
Petugas pemadam kebakaran masih menyisir titik api kecil dan menyiram tumpukan sampah yang tertimbun tanah untuk mencegah bara kembali menyala.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 12.11 Wita menunjukkan kobaran api telah mengecil, tetapi asap tebal masih membubung dari sejumlah bagian tumpukan sampah.
Kepulan asap juga terlihat mengarah ke kawasan jalan poros Parepare-Sidrap.
Kebakaran bermula dari area perkebunan warga di sekitar TPA pada Sabtu (17/10/2026) sekitar pukul 16.30 Wita.
Api kemudian merambat ke zona pembuangan yang sudah tidak aktif dan menghanguskan tumpukan sampah di area tersebut.
Pengawas TPA Aloppoe Sapar mengatakan informasi awal kebakaran diterimanya dari seorang pemulung yang melintas di lokasi.
“Setelah itu ada pemulung pulang, singgah di rumah sampaikan ada api menyala di bawah, yang pinggir jalan di bawah,” kata Sapar pada media, Sabtu (17/10/2026).
Menurut Sapar, api cepat membesar karena tiupan angin dan material sampah yang kering. Saat ia tiba di lokasi, api telah merambat ke area TPA.
“Pas sampai di sini, sudah naik mi di sini di TPA. Langsung melompat (api) naik di sini besar, habis semua mi yang bagian bawahnya itu,” ujarnya.
Petugas Damkar Parepare masih berpencar di sejumlah sudut untuk melakukan pembasahan.
Karakter tumpukan sampah membuat bara dapat bertahan di lapisan bawah meski kobaran besar mulai terkendali.
Pemadaman juga didukung armada suplai air dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Damkar, serta personel Brigif.
Sapar mengatakan sejumlah armada masih bersiaga dan hilir mudik memasok air ke titik kebakaran.
“Sudah ditangani sama Damkar, ada beberapa armada yang standby. Ada juga dari Brigif, untuk suplai airnya ada dari DLH dan Damkar sendiri. Sementara ditangani pemadam,” kata Sapar.
Area pembuangan sampah yang baru dilaporkan tidak terdampak kobaran api karena kebakaran berhasil dilokalisasi.
Petugas masih melanjutkan penyiraman untuk memastikan bara di dalam tumpukan sampah benar-benar padam.
Penyebab kebakaran belum dipastikan. Kabid Penanggulangan Kebakaran Damkar Parepare Fransiskus belum memberikan penjelasan rinci saat ditemui di lokasi, sementara petugas masih memprioritaskan pemadaman dan pendinginan.