Anggota Komisi III DPR RI Andi Amar Ma’ruf Sulaiman saat menjadi narasumber kuliah umum tentang pencegahan narkoba dan judi online di Universitas Cahaya Prima Bone, Jumat (16/10/2026).
SulawesiPos.com — Anggota Komisi III DPR RI, Andi Amar Ma’ruf Sulaiman, S.E., B.Busman., M.H., mengajak generasi muda Kabupaten Bone untuk mengambil peran aktif dalam memerangi penyalahgunaan narkoba dan praktik judi online yang kian menjadi ancaman bagi masa depan generasi bangsa.
Ajakan tersebut disampaikan Andi Amar saat menjadi narasumber dalam kuliah umum bertema “Peran Pemuda dalam Pencegahan Narkoba dan Judi Online” yang digelar Universitas Cahaya Prima (Uncapi) Bone, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan ini diikuti mahasiswa Uncapi, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) Uncapi, serta staf rektorat.
Di hadapan peserta, Andi Amar menegaskan bahwa upaya memerangi narkoba dan judi online tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah atau aparat penegak hukum.
Diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, terutama pemuda dan mahasiswa sebagai kelompok yang memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan bangsa.
Ia secara khusus mengajak mahasiswa Uncapi untuk menjadi bagian dari gerakan bersama dalam mencegah penyebaran narkoba dan praktik judi online di lingkungan kampus maupun masyarakat.
“Ayo sama-sama, temani saya perangi narkoba dan judi online. Saya tidak bisa sendiri tanpa dukungan teman-teman Uncapi,” ajaknya.
Andi Amar juga mengingatkan bahwa Kabupaten Bone memiliki sejarah panjang dalam melahirkan tokoh-tokoh hebat yang berkontribusi bagi daerah maupun bangsa Indonesia.
Menurutnya, generasi muda Bone memiliki tanggung jawab untuk meneruskan perjuangan para pendahulu dengan mempersiapkan diri menjadi generasi yang berkualitas, berintegritas, dan mampu membawa perubahan positif.
Ia tidak ingin potensi besar pemuda Bone terhambat akibat penyalahgunaan narkoba maupun perilaku negatif lainnya yang dapat merusak masa depan.
“Banyak pemimpin-pemimpin hebat yang lahir dari tanah Bone. Kita semua adalah penerusnya, harus ada regenerasi. Orang Bone hebat-hebat, jangan sampai generasi berhenti di kita karena narkoba,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga generasi muda dari ancaman narkoba bukan sekadar persoalan kesehatan dan hukum, tetapi juga bagian dari upaya memastikan keberlanjutan kepemimpinan dan pembangunan di masa mendatang.
Melalui kuliah umum ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami bahaya narkoba dan judi online, tetapi juga mampu mengambil langkah nyata dalam mencegah penyebarannya.
Mahasiswa dapat berperan melalui edukasi kepada sesama, membangun lingkungan pergaulan yang sehat, serta meningkatkan kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial di sekitarnya.
Sementara itu, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membentuk karakter, memperkuat kesadaran hukum, serta menanamkan nilai-nilai positif kepada mahasiswa agar mampu menghadapi tantangan zaman.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara kalangan legislatif, perguruan tinggi, dan generasi muda dalam menjaga kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bone. (kar)