KPU Bone menggelar program Goes To School di MAN 1 Bone untuk membekali pelajar dengan pemahaman demokrasi, hak pilih, dan tanggung jawab sebagai pemilih pemula.
SulawesiPos.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bone mulai menyasar kalangan pelajar Madrasah Aliyah melalui program KPU Goes To School.
Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pendidikan demokrasi sekaligus meningkatkan pemahaman pemilih pemula tentang hak dan tanggung jawab dalam kehidupan berdemokrasi.
Kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Berkelanjutan tersebut digelar di Aula Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bone, dengan melibatkan peserta didik yang telah berusia 17 tahun.
Program ini menjadi bagian dari upaya KPU Kabupaten Bone untuk terus memberikan pendidikan pemilih meskipun tidak berada dalam tahapan penyelenggaraan pemilu.
Sebelumnya, KPU Bone telah melaksanakan pendampingan pemilihan ketua OSIS serentak bagi SMA/SMK di bawah naungan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan serta menjalankan program KPU Mengajar.
Kini, jangkauan pendidikan demokrasi diperluas ke sekolah-sekolah Madrasah Aliyah di bawah naungan Kementerian Agama. MAN 1 Bone menjadi sekolah pertama yang disasar dalam pelaksanaan program tersebut.
Kegiatan ini dihadiri Anggota KPU Kabupaten Bone dari Divisi Partisipasi, Hubungan Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (Parhumas dan SDM), Abd Asis bersama Anggota KPU Divisi Teknis Penyelenggaraan, Zainal, S.Sos., M.Si., serta didampingi jajaran kepala subbagian dan staf sekretariat KPU Kabupaten Bone.
Turut terlibat mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) IAIN Bone yang menjadikan Kantor KPU Kabupaten Bone sebagai lokasi pelaksanaan praktik mereka.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala UPT MAN 1 Bone, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi pendidikan demokrasi kepada para peserta.
Dalam sesi pemaparan, Zainal menyampaikan materi mengenai demokrasi. Para peserta didik juga dilibatkan secara aktif melalui sesi tanya jawab dan pertanyaan seputar materi yang disampaikan.
Interaksi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun pemahaman pelajar mengenai pentingnya demokrasi, termasuk peran generasi muda dalam menentukan pilihan secara sadar dan bertanggung jawab.
Ketua Divisi Parhumas dan SDM KPU Kabupaten Bone menyampaikan bahwa sosialisasi ini menjadi kesempatan bagi para peserta didik untuk mengenal lebih jauh prinsip-prinsip demokrasi sekaligus memahami posisi mereka sebagai pemilih pemula.
Menurutnya, pendidikan pemilih perlu diberikan sejak dini agar generasi muda memiliki bekal pengetahuan yang memadai ketika menggunakan hak pilihnya.
“Melalui kegiatan ini, pelajar diharapkan tidak hanya mengenal proses pemilihan, tetapi juga memahami pentingnya partisipasi, tanggung jawab, dan sikap kritis dalam kehidupan demokrasi,” pungkasnya Sabtu 10 Oktober 2026.
Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari pendidikan politik bagi generasi muda agar kelak dapat berpartisipasi dalam pemilu secara cerdas dan bertanggung jawab.
KPU Kabupaten Bone juga berharap program pendidikan demokrasi dapat terus dikembangkan melalui kerja sama dengan MAN 1 Bone dan seluruh sekolah Madrasah Aliyah di Kabupaten Bone.
Salah satu peluang kolaborasi yang didorong adalah pendampingan pemilihan ketua OSIS, sebagaimana yang sebelumnya telah dilaksanakan pada 30 September 2026 bagi SMA/SMK di bawah naungan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan.
Melalui pemilihan ketua OSIS, para pelajar dapat mempraktikkan secara langsung proses demokrasi di lingkungan sekolah, mulai dari pengenalan kandidat hingga menentukan pilihan.
Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pendidikan pemilih berkelanjutan sekaligus membangun budaya demokrasi di kalangan pelajar. (kar)