Categories: Sulsel

Semifinal-Final Cerdas Cermat 4 Pilar, Wabup Bone Dorong Penguatan Pancasila Sejak Dini

SulawesiPos.com – Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., membuka babak semifinal hingga final Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan BERAMAL 2026 di Ruang Banggar Gedung DPRD Kabupaten Bone, Watampone, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Lembaga Kajian Pancasila Lapatau Matanna Tikka bersama Forum Gerakan Pancasila tersebut menjadi ruang bagi pelajar untuk memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan sekaligus membangun karakter generasi muda.

Sebanyak 12 sekolah berhasil melaju ke babak semifinal setelah melewati tahapan seleksi. Peserta berasal dari SMP dan sekolah sederajat dari berbagai wilayah di Kabupaten Bone.

Ke-12 sekolah tersebut, masing masing sekolah Islam Athirah Bone, SMPN 4 Cina, SMPN 3 Kahu, SMPN 3 Awangpone, SMPN 2 Lappariaja, SMPN 4 Lappariaja, SMPN 1 Salomekko, SMPN 2 Tellusiattinge, SMPN 2 Cina, SMPS IT Teknologi, SMPS IT Putri Aisyah, dan SMPN 3 Watampone.

Ketua Forum Gerakan Pancasila, Andi Anzhari Arifin, S.H., mengatakan kegiatan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi dapat menjadi sarana pembelajaran kebangsaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan.

Menurutnya, nilai-nilai Pancasila dan empat konsensus kebangsaan perlu terus diperkenalkan dan ditanamkan kepada generasi muda.

“Keberadaan piala bergilir dalam lomba tersebut, menjadi simbol agar Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan dapat terus digelar secara rutin setiap tahun,” tukasnya.

Sementara itu, Wabup Bone Andi Akmal Pasluddin mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai penguatan nilai Pancasila penting dilakukan sejak usia dini, termasuk melalui lingkungan sekolah.

“Penanaman penguatan nilai Pancasila ditanamkan sejak dini,” kata Andi Akmal.

Ia menekankan bahwa generasi muda perlu memahami empat konsensus kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurutnya, para pelajar yang saat ini mengikuti perlombaan merupakan bagian dari generasi yang kelak akan mengambil peran dalam pembangunan dan kepemimpinan daerah maupun nasional.

Karena itu, pemahaman mengenai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara dinilai perlu dibangun sejak bangku sekolah.

Andi Akmal juga menyoroti perkembangan teknologi dan penggunaan media sosial yang semakin dekat dengan kehidupan generasi muda. Menurutnya, media sosial memiliki manfaat besar, tetapi juga dapat membawa dampak negatif apabila tidak dibarengi pendampingan dan penguatan karakter.

“Media sosial ini bermata dua. Satu sisi bagus, satu sisi negatif kalau kita tidak bisa memberikan arahan dan penguatan kepada anak-anak kita,” ujarnya.

Ia berharap Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan tidak berhenti pada perebutan juara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi bagian dari proses pendidikan karakter bagi generasi muda Bone.

“Ini bukan hanya seremonial, tapi betul-betul bagian dari pendidikan karakter, penguatan nilai-nilai kebangsaan, nilai-nilai karakter anak-anak sekalian untuk menjadi pemimpin dan menjadi penerus generasi ke depannya,” kata Andi Akmal.

Ia menambahkan, pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Bone perlu berjalan seiring dengan penguatan nilai agama, nilai kebangsaan, dan kearifan lokal.

Ketiga unsur tersebut, menurutnya, menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, memiliki rasa tanggung jawab, serta mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman.

Dengan semangat tersebut, Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan BERAMAL 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan juara lomba, tetapi juga menumbuhkan generasi muda Bone yang memahami nilai-nilai kebangsaan dan siap menjadi penerus pembangunan di masa mendatang. (kar)

Nur Ainun Afiah

Share
Published by
Nur Ainun Afiah
Tags: Andi Akmal Pasluddin BerAmal Lomba Cerdas Cermat Wakil Bupati Bone