Categories: Sulsel

Tumpukan Sampah Tutup Akses Jalan di Gowa, DLH Didesak Bertindak

SulawesiPos.com – Tumpukan sampah mulai mengganggu aktivitas warga di Kabupaten Gowa, Senin (21/9/2026).

Salah satu video yang beredar di media sosial terlihat sampah menutup akses di Jalan Kamboja, kawasan belakang RSUD Syekh Yusuf Kallongtala, Sungguminasa,.

Sampah yang menumpuk hingga trotoar dan bahu jalan membuat kendaraan kesulitan melintas di ruas tersebut.

Dalam rekaman tersebut, sepeda motor yang hendak melintas tampak tidak dapat meneruskan perjalanan dan memilih memutar balik karena badan jalan tertutup tumpukan sampah.

“Sampah di Jalan Kamboja, belakang RSUD Syekh Yusuf sudah tidak bisa dilewati. Sudah ditutup sampah, orang-orang sudah tidak bisa lewat,” kata perekam.

Tumpukan sampah tersebut disebut telah berlangsung selama beberapa hari akibat pengangkutan yang terhenti.

Warga di sekitar lokasi juga mengeluhkan bau tak sedap serta kondisi lingkungan yang dinilai mengganggu kenyamanan.

Kondisi tersebut mendapat sorotan Wakil Ketua I DPRD Gowa, Hasrul Abdul Rajab. Legislator Gerindra itu mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gowa segera memulihkan pengangkutan sampah.

“Karena ini menyangkut kesehatan, kenyamanan warga, dan wajah Kota Sungguminasa sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Gowa,” kata Hasrul.

Pengangkutan Terkendala Operasional

Terhentinya pengangkutan sampah terjadi sejak Selasa pekan lalu. DLH Gowa sebelumnya menyebut kendala tersebut berkaitan dengan pasokan solar untuk armada pengangkut.

Sebanyak 27 armada pengangkut sampah disebut tidak dapat beroperasi secara normal karena pasokan solar terhenti.

Dana operasional BBM periode Agustus hingga 17 September juga disebut belum dibayarkan kepada SPBU mitra.

Persoalan lain muncul pada akses menuju TPA Caddika, Limbung, Kecamatan Bajeng, yang disebut tertutup.

Akibatnya, lebih dari 100 ton sampah masih tertahan dan belum dapat dibawa ke lokasi pembuangan akhir.

Nur Ainun Afiah

Share
Published by
Nur Ainun Afiah
Tags: Gowa mengganggu kenyamanan tumpukan sampah Wakil Ketua I DPRD Gowa Hasrul Abdul Rajab