Duel maut mertua dan menantu di Bone berakhir tragis. Keduanya meninggal dunia setelah terlibat perkelahian menggunakan senjata tajam. Foto: Ilustrasi.
SulawesiPos.com — Tragedi duel maut antara mertua dan menantu di Lingkungan Barang Mamase, Kelurahan Tanete, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, berakhir dengan meninggalnya kedua pria tersebut.
Setelah sebelumnya Samsul Bahri (38) dilaporkan meninggal dunia akibat luka yang dideritanya dalam perkelahian, kini mertuanya, A. Muh Agus (47), juga dikabarkan meninggal dunia.
Kabar tersebut dibenarkan oleh warga setempat, Anto, yang mengetahui perkembangan kondisi kedua korban.
“Betul, menantunya meninggal lebih dulu. Setelah itu, mertuanya juga meninggal,” kata Anto saat dikonfirmasi, Senin (21/9/2026).
Menurut Anto, menantu dan mertua tersebut sama-sama mengalami luka serius setelah terlibat duel menggunakan senjata tajam pada Sabtu (19/9) malam.
Peristiwa tersebut bermula ketika Samsul Bahri terlibat pertengkaran dengan istrinya.
Di tengah pertengkaran, Samsul disebut sempat mengancam akan membakar rumah.
A. Muh Agus yang mendengar hal tersebut kemudian berusaha menegur dan menasihati menantunya agar tidak melakukan tindakan tersebut.
Namun, teguran itu justru memicu emosi.
Samsul kemudian mengeluarkan badik yang terselip di, pinggangnya dan menikam Agus pada bagian perut sebelah kanan.
Agus kemudian melakukan perlawanan dengan mengambil sebilah parang dan menebaskannya ke arah Samsul hingga mengenai bagian kepala.
Istri Samsul yang melihat kejadian tersebut kemudian meminta pertolongan warga.
Keduanya kemudian dilarikan untuk mendapatkan pertolongan medis.
Namun, luka yang dialami keduanya cukup serius hingga akhirnya Samsul Bahri meninggal lebih dahulu, disusul A. Muh Agus yang juga mengembuskan napas terakhir.
Tragedi tersebut menyisakan duka bagi keluarga dan warga sekitar.
Peristiwa yang bermula dari pertengkaran rumah tangga itu akhirnya berujung pada hilangnya dua nyawa. (kar)