Categories: Sulsel

Jenazah Aris Sanda Tiba di Toraja Utara, Disambut Duka Keluarga

SulawesiPos.com – Jenazah Aris Sanda alias Bapak Tasya, sopir asal Toraja Utara yang tewas dalam penembakan di jalur Wamena-Mbua, tiba di Tongkonan Kalintiong, Tampan Bonga, Kecamatan Bangkelekila, Sabtu pagi (19/9/2026).

Kedatangan jenazah disambut keluarga, kerabat, dan warga dalam suasana duka setelah menempuh perjalanan dari Papua melalui Makassar.

Jenazah Aris sebelumnya tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 14.40 Wita.

Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong bersama istri dan anak korban menyambut kedatangan jenazah di bandara.

Kepala Inspektorat Toraja Utara Yaya Rundupadang mengatakan dirinya mendampingi bupati dalam penjemputan tersebut.

“Iya, Bapak Bupati bersama istri dan anak korban menyambut langsung kedatangan jenazah saudara Aris Sanda di Bandara Hasanuddin. Saya dampingi beliau,” ujar Yaya, Jumat (18/9/2026).

Setelah tiba di Makassar, jenazah dibawa ke Gereja Toraja Jemaat Filadelphia Citra Daya untuk mengikuti ibadah penghiburan.

Jenazah kemudian diberangkatkan menuju Tampan Bonga pada Jumat sore.

“Tadi ibadah penghiburan di Gereja Toraja Jemaat Filadelphia Citra Daya. Pukul 16.40 diberangkatkan ke Tampan Bonga Toraja Utara,” kata Yaya.

Perjalanan menuju Toraja Utara dilakukan secara bertahap dengan sejumlah persinggahan.

Keluarga sebelumnya memperkirakan jenazah baru tiba di kampung halaman pada Sabtu pagi.

Aris tewas setelah menjadi korban kekerasan kelompok bersenjata di sekitar Danau Habema, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Selasa (15/9/2026).

Ia dikenal telah sekitar 13 tahun melayani warga pedalaman Papua dengan mengangkut penumpang, logistik, hasil tani, anak sekolah, dan warga yang membutuhkan layanan kesehatan.

TNI menyebut rombongan kendaraan yang dibawa Aris sempat dihentikan kelompok bersenjata di jalur Wamena menuju Mbua.

Para penumpang diperintahkan kembali, sedangkan Aris dibawa ke arah Danau Habema.

Jenazahnya kemudian ditemukan di dalam kendaraan yang terbakar.

Istri Aris, Sinta Bilolo, yang bekerja sebagai guru di Distrik Mbua, telah dievakuasi TNI ke Wamena sebelum ikut dalam proses pemulangan jenazah.

Aparat masih mendalami perkara tersebut, sementara kelompok TPNPB mengklaim bertanggung jawab atas penembakan.

Kristio D. Reski

Share
Published by
Kristio D. Reski
Tags: Aris Sanda Nduga Papua Pegunungan Penembakan Papua Toraja Utara Wamena