Ilustrasi kemarau ekstrem
SulawesiPos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pinrang menyiapkan dua unit pompa air berkapasitas besar untuk menjaga pasokan air di lahan pertanian yang mulai terdampak musim kemarau. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah gagal panen sekaligus mempertahankan produktivitas pertanian di tengah menurunnya debit air irigasi.
Bantuan pompa air itu akan difokuskan untuk mendukung areal persawahan yang mengalami kesulitan memperoleh pasokan air, termasuk di Desa Mallongi-longi, Kecamatan Lanrisang. Wilayah tersebut menjadi salah satu lokasi yang ditinjau langsung Bupati Pinrang, H.A. Irwan Hamid, Selasa (14/7/2026).
Menurut Irwan, sektor pertanian menjadi penopang utama perekonomian masyarakat Pinrang sehingga pemerintah harus bergerak cepat mengantisipasi dampak kemarau agar tidak berujung pada penurunan hasil produksi.
“Kita tidak ingin petani mengalami gagal panen ataupun kerugian akibat kekeringan. Karena itu, pemerintah akan mengambil langkah maksimal agar kebutuhan air untuk lahan pertanian tetap terpenuhi,” ujar Irwan.
Ia menjelaskan, dua pompa berkapasitas besar yang akan disiapkan diharapkan mampu menjadi solusi jangka pendek untuk memenuhi kebutuhan air persawahan selama musim kemarau masih berlangsung.
Selain menjaga tanaman padi tetap memperoleh suplai air, kebijakan tersebut juga ditujukan untuk melindungi pendapatan petani yang bergantung pada hasil panen.
Irwan menegaskan, upaya menghadapi musim kemarau tidak akan berhenti pada penyediaan pompa air.
Pemerintah daerah juga meminta perangkat daerah terkait terus memantau kondisi irigasi dan lahan pertanian agar penanganan dapat segera dilakukan apabila ditemukan wilayah lain yang mengalami kekeringan.
Langkah antisipasi tersebut dinilai penting mengingat Kabupaten Pinrang selama ini menjadi salah satu daerah penyangga produksi pangan di Sulawesi Selatan.
Gangguan terhadap sektor pertanian dikhawatirkan tidak hanya berdampak pada petani, tetapi juga terhadap pasokan pangan daerah.
Dalam peninjauan itu, Bupati Pinrang didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi A. Sinapati Rudy, Camat Lanrisang Bachrumsyah, Kepala Desa Mallongi-longi, serta sejumlah unsur terkait lainnya.
Melalui penyediaan pompa air dan pemantauan berkelanjutan, Pemkab Pinrang berharap produktivitas pertanian tetap terjaga selama musim kemarau sehingga kuantitas maupun kualitas hasil panen petani tidak mengalami penurunan.