Categories: Sulsel

Gedung Koperasi Merah Putih di Sinjai Rampung, Pengurus Belum Bisa Beroperasi karena Tunggu Serah Terima

SulawesiPos.com – Sejumlah Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Sinjai belum dapat memulai aktivitas usaha meski gedung koperasi telah selesai dibangun dan diresmikan. Pengurus masih menunggu proses serah terima aset, kepastian skema operasional, hingga penyediaan fasilitas pendukung sebelum koperasi dapat melayani masyarakat.

Kondisi tersebut dialami sejumlah KDMP, di antaranya di Desa Bulutellue dan Desa Lappacinrana.

Hingga pertengahan Juli 2026, bangunan koperasi belum diserahkan secara resmi kepada pemerintah desa sehingga pengurus memilih tidak memanfaatkan fasilitas yang telah tersedia.

Ketua Koperasi Merah Putih Desa Bulutellue, Ilham, mengatakan pengurus belum memperoleh kepastian mengenai kapan koperasi mulai beroperasi. Selain belum adanya pendanaan, fasilitas penunjang yang dijanjikan juga belum tersedia.

“Bangunannya sudah selesai, tetapi belum ada pengisian fasilitas maupun pendanaan. Yang kami harapkan adalah kejelasan kapan koperasi ini benar-benar bisa dijalankan,” kata Ilham, Selasa (14/7/2026).

Menurutnya, pengurus juga masih menunggu penjelasan mengenai pola pengelolaan koperasi yang sebelumnya disebut akan melibatkan Agrinas selama dua tahun.

Hingga kini, informasi mengenai mekanisme tersebut belum diterima, sementara proses penyerahan bangunan kepada pemerintah desa juga belum dilakukan.

Hal serupa disampaikan Ketua Koperasi Merah Putih Desa Lappacinrana, Asis. Ia menegaskan pengurus belum berani memanfaatkan gedung koperasi karena status aset masih berada dalam proses administrasi.

Asis menjelaskan, penggunaan bangunan sebelum serah terima resmi berpotensi menimbulkan persoalan apabila terjadi kerusakan atau masalah terhadap aset yang belum menjadi tanggung jawab pemerintah desa maupun pengurus koperasi.

“Kami sebagai pengurus belum berani memanfaatkan bangunan koperasi sebelum proses serah terima dilakukan secara resmi,” ujarnya.

Selain menunggu penyelesaian administrasi aset, pengurus juga masih menantikan pengadaan sarana operasional, seperti kendaraan roda empat dan truk, yang sebelumnya direncanakan mendukung aktivitas koperasi.

Saat ini proses penyerahan aset masih menunggu penyelesaian dari TNI sebagai pelaksana pembangunan dan Agrinas selaku kuasa pengguna anggaran kepada pemerintah desa.

Setelah seluruh tahapan tersebut rampung, gedung koperasi diharapkan segera dapat digunakan sehingga KDMP mulai menjalankan kegiatan usaha dan memberikan layanan kepada masyarakat.

Beroperasinya Koperasi Desa Merah Putih dinilai menjadi tahap penting agar investasi pembangunan yang telah dilakukan tidak berhenti pada penyelesaian fisik bangunan, tetapi benar-benar mampu menggerakkan aktivitas ekonomi desa melalui layanan koperasi kepada warga.

Nur Ainun Afiah

Share
Published by
Nur Ainun Afiah
Tags: koperasi desa merah putih berita sinjai Ilham Ketua Koperasi Merah Putih Desa Bulutellue