Rapat koordinasi Pemkab Bone membahas persiapan MPLS Sekolah Rakyat Permanen yang dipimpin Wakil Bupati Andi Akmal Pasluddin.
SulawesiPos.com – Pemerintah Kabupaten Bone mulai mematangkan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk Sekolah Rakyat Permanen sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan program pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan kelompok rentan.
Persiapan itu dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Bone, Selasa (14/7/2026).
Rapat tersebut merupakan tindak lanjut hasil kesepakatan Tim Transisi yang telah disusun pada Jumat (10/7/2026) untuk memastikan seluruh kebutuhan teknis terpenuhi sebelum kegiatan belajar dimulai.
Agenda itu dihadiri Asisten I Setda Bone, Kepala Dinas Sosial, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Bone, Plt Kepala Dinas Kesehatan, Kepala UPT SMA Kabupaten Bone, perwakilan Kementerian Sosial RI, Camat Tanete Riattang Timur, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Dalam arahannya, Andi Akmal menegaskan keberhasilan Sekolah Rakyat tidak hanya ditentukan oleh kesiapan ruang kelas maupun tenaga pendidik, tetapi juga oleh kuatnya sinergi lintas sektor dalam memberikan layanan kepada peserta didik.
“Seluruh perangkat daerah harus memahami peran masing-masing. Sekolah Rakyat merupakan program bersama yang keberhasilannya ditentukan oleh sinergi seluruh pihak,” ujar Wabup.
Mantan Anggota DPR RI Fraksi PKS itu juga meminta seluruh perangkat daerah memastikan kebutuhan dasar peserta didik telah tersedia sebelum MPLS dimulai.
Mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, layanan kesehatan, perlindungan sosial, administrasi kependudukan, hingga sistem pendampingan diminta berjalan terpadu agar proses belajar berlangsung aman dan nyaman sejak hari pertama.
Menurutnya, MPLS juga harus menjadi ruang pembentukan karakter dan proses adaptasi peserta didik terhadap lingkungan belajar yang baru, bukan sekadar kegiatan seremonial.
“Pengenalan lingkungan sekolah harus mampu membangun rasa percaya diri, menciptakan suasana belajar yang ramah, serta menjadi awal terbentuknya karakter positif peserta didik,” katanya.
Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah yang bertujuan memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan kelompok rentan agar memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas dan setara.
Bagi Pemerintah Kabupaten Bone, penyelenggaraan Sekolah Rakyat Permanen menjadi bagian dari strategi memperkuat pembangunan sumber daya manusia. (kar)