Categories: Sulsel

FIKP Unhas Edukasi Nelayan Bulukumba Fokus Pengayaan Bibit Rumput Laut

SulawesiPos.com – Program Studi Budidadaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Universitas Hasanuddin (Unhas) menyelenggarakan pengabdian masyarakat dan memperkenalkan inovasi pembaruan metode budidaya diGedung Ammatoa, Desa Kalumeme, Bulukumba, Minggu (12/7/2026).

Tim FIKP Unhas mendesak pembudidaya setempat menghentikan kebiasaan mendaur ulang hasil panen menjadi bibit rumput laut.

Dosen Program Studi Budidaya Perairan FIKP Unhas, Dr Ir Badraeni MP, memaparkan bahwa siklus penggunaan bibit dari hasil sisa panen lama merupakan penyebab utama anjloknya kualitas dan rentannya rumput laut terhadap penyakit.

Sebagai solusi konkret, tim FIKP Unhas memfokuskan pendampingan pada penerapan teknik pengayaan bibit yang merupakan salah satu riset yang telah dilakukan sebelumnya.

Metode ini dinilai sangat efektif untuk mencetak bibit unggul yang memiliki daya tahan tinggi dan mutu yang stabil.

“Fokus utama kita adalah teknik pengayaan rumput laut dengan tidak mendaur ulang hasil panen. Inovasi pengayaan bibit ini sebelumnya sudah berhasil kita uji coba secara langsung di Kabupaten Takalar dan terbukti secara signifikan mampu memulihkan kualitas rumput laut,” tegas Badraeni.

Ia juga menjelaskan, melalui metode pengayaan yang sukses di Takalar tersebut, bibit tidak langsung ditanam, melainkan diberikan perlakuan nutrisi secara terukur agar jaringan selnya kembali prima.

Pendekatan ini memastikan bibit menyerap unsur hara maksimal sebelum diturunkan ke perairan laut, sehingga hasil panen kelak jauh lebih optimal, padat, dan bernilai ekonomis tinggi.

Pembudidaya di Bulukumba sangat didorong untuk mengadopsi standar pengayaan ini demi menyelamatkan produktivitas mereka.

Sebagai penutup dan materi tambahan, Badraeni juga menyinggung komoditas alternatif pesisir yang memiliki prospek menjanjikan, yakni selada laut atau Ulva.

Meski saat ini belum menjadi fokus utama, Ulva mulai diperkenalkan sebagai potensi besar perikanan masa depan karena siklus panennya yang jauh lebih cepat dan tingginya permintaan dari sektor industri skala besar.

Nur Ainun Afiah

Share
Published by
Nur Ainun Afiah
Tags: Badraeni Dosen Unhas FIKP Unhas pengabdian masyarakat selada laut Universitas Hasanuddin