Putra terbaik Bone Utara berhasil menembus Seleksi Nasional Elite Pro Academy (EPA) Garudayaksa U-16 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan
SulawesiPos.com – Dari lapangan-lapangan sederhana di Bone Utara Kabupaten Bone, mimpi besar mulai menemukan jalannya. Sejumlah putra terbaik daerah ini berhasil menembus Seleksi Nasional Elite Pro Academy (EPA) Garudayaksa U-16 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan setelah melalui tahapan seleksi yang panjang dan ketat, mulai dari tingkat kecamatan hingga Kabupaten Bone.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah Hengky Kurniawan, pelajar kelas SMA Negeri 27 Bone. Hengky lahir di Desa Nagauleng, Kecamatan Cenrana.
Dengan wajah penuh syukur, Hengky mengaku bangga bisa membawa nama Kabupaten Bone hingga ke tahap seleksi provinsi.
“Alhamdulillah saya sangat bersyukur bisa sampai di tahap ini. Mohon doa dari seluruh masyarakat Bone agar saya dan teman-teman bisa lolos ke tingkat nasional di Jakarta,” ujarnya penuh harap, Rabu (8/7/2026).
Keberhasilan ini disambut bangga oleh Ketua PSSI Kecamatan Cenrana sekaligus Exco PSSI Kabupaten Bone, H. Suardi Mappa, S.E., A.I.A.A., A.F.A.
Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa generasi muda Bone masih memiliki semangat untuk berprestasi dan memilih jalan positif melalui olahraga.
“Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda, termasuk ancaman penyalahgunaan narkoba, Alhamdulillah kita masih memiliki anak-anak yang mampu mengukir prestasi di dunia sepak bola. Mereka adalah kebanggaan Bone Utara dan Kabupaten Bone,” katanya.
Ia menilai keberhasilan para pemain muda ini lahir dari kerja keras, disiplin berlatih, serta dukungan para pelatih, orang tua, pemerintah, dan masyarakat yang terus memberikan semangat.
Harapan serupa disampaikan Ketua Askab PSSI Bone, Andi Hasruddin Nur. Ia optimistis para pemain muda Bone mampu bersaing di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dan membuka peluang melangkah ke seleksi nasional.
“Ini adalah kesempatan emas bagi putra-putra Bone untuk menunjukkan kualitasnya. Kami berharap mereka mampu mengharumkan nama Kabupaten Bone, membawa Sulawesi Selatan ke tingkat nasional, dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya,” ujarnya.
Apabila berhasil melewati seleksi tingkat provinsi, para pemain akan mewakili Sulawesi Selatan pada seleksi nasional EPA Garudayaksa di Jakarta.
Perjalanan mereka kini belum usai. Langkah berikutnya akan semakin berat, tetapi semangat yang mereka bawa jauh lebih besar. Dari Bone menuju Sulawesi Selatan, dan dari Sulawesi Selatan menuju panggung sepak bola nasional.
Sebuah pesan sederhana pun mengiringi perjuangan mereka: terus berjuang, tetap rendah hati, dan buktikan bahwa putra daerah mampu bersaing serta mengharumkan nama Bone di tingkat nasional. (kar)