SulawesiPos.com – Kapolda Sulawesi Selatan, Djuhandhani Raharjo Puro, menyatakan dukungan penuh terhadap rangkaian kegiatan pendahuluan Konferensi Imam Masjid Sedunia yang digelar di Makassar. Agenda tersebut meliputi seminar nasional, istighosah, dan tabligh akbar.
“Insya Allah, kami siap hadir dan mendukung kegiatannya, khususnya dalam hal keamanan, ketertiban dan kelancaran pelaksanaan kegiatannya, karena ini demi kebaikan dan juga kemaslahatan bersama,” ujarnya di Makassar, Rabu.
Menurut Kapolda, seluruh rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Masjid Al Markaz Al Islami akan mendapat pengamanan maksimal. Hal ini mengingat jumlah peserta yang diperkirakan mencapai ribuan orang.
Acara tersebut dijadwalkan dibuka langsung oleh Menteri Agama RI yang juga Ketua Umum Pengurus Pusat Ittihad Persaudaraan Imam Masjid, Nasaruddin Umar, dan diikuti sekitar 5.000 peserta.
Kapolda Sulsel juga menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga, khususnya antara IPIM, Kementerian Agama Sulawesi Selatan, dan UIN Alauddin Makassar, dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Sulawesi Selatan.
“Saya harap kita bisa berkolaborasi dan bersinergi kuat dalam menjaga kamtibmas di Sulsel, khususnya dalam mengubah citra Sulsel yang selama ini identik dengan unjuk rasanya, identik dengan narkoba serta kenakalan remaja yang akhir-akhir ini sudah mengarah ke tindakan kriminal,” katanya.
“Kami menyadari, tindakan dan pendekatan hukum tidaklah cukup untuk menyelesaikan sejumlah masalah tersebut, akan tetapi pendekatan keagamaan dan budaya melalui tokoh agama dan masyarakat termasuk para imam masjid bisa jadi alternatif,” sambung Kapolda.
Rangkaian Menuju Konferensi Internasional
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Ali Yafid, menjelaskan bahwa sebelum acara puncak, akan digelar sejumlah agenda pendahuluan seperti seminar nasional, istighosah, dan tabligh akbar.
Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Pengurus Wilayah IPIM Sulsel, Kanwil Kemenag Sulsel, dan UIN Alauddin Makassar, yang akan berlangsung di Masjid Al Markaz Al Islami pada Minggu, 14 Juni 2026.
“Kegiatan ini merupakan rangkaian dan pendahuluan dari event International Grand Imam Conference (IGIC) 2026 atau Konferensi Imam Besar dan Para Imam Masjid sedunia yang nantinya akan dipusatkan di Masjid Istiqlal jelang akhir Tahun 2026 dan diikuti sekitar 500 Imam Besar dari seluruh dunia,” jelasnya.
Ali Yafid juga menegaskan bahwa sinergi antara Kemenag dan kepolisian selama ini telah berjalan dengan baik, termasuk kerja sama dalam pencegahan terorisme dan radikalisme serta kegiatan penyuluhan Kamtibmas.
“Selama ini, kami dengan pihak Polda Sulsel memang sudah menjalin kerja sama dalam berbagai aspek, mulai penyuluhan Kamtibmas bersama Ditbinmas dan penanggulangan terorisme serta radikalisme bersama BNPT. Insya Allah apapun itu demi keamanan dan kemaslahatan rakyat dan umat, kami selalu siap bersinergi,” ucapnya.


