Bupati Bone Sambut Investasi Joyland, Wisata Keluarga Modern Diproyeksi Jadi Magnet Wisatawan

SulawesiPos.com – Kabupaten Bone berpotensi memiliki destinasi wisata keluarga modern yang dapat menjadi magnet baru bagi wisatawan.

Hal itu menyusul pertemuan antara Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, dengan CEO & Founder Joyland, Hengky Rachmat Jaya, yang membahas peluang pengembangan Joyland Wahana Keluarga di Bumi Arung Palakka.

Kehadiran Joyland disambut positif oleh Pemerintah Kabupaten Bone karena dinilai mampu menjadi salah satu penggerak sektor pariwisata sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan daerah dari sektor tersebut.

Pertemuan yang turut dihadiri Ketua Forum Komunikasi Tionghoa Bone (FORKITA), Jefry Tahar, itu menjadi langkah awal penjajakan kerja sama dalam menghadirkan wahana wisata keluarga yang modern, edukatif, dan berdaya saing.

Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat terbuka terhadap investasi yang memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, sektor pariwisata merupakan salah satu sektor strategis yang memiliki efek berganda terhadap berbagai lini usaha.

“Kabupaten Bone memiliki potensi besar untuk terus berkembang sebagai daerah tujuan wisata. Kehadiran Joyland diharapkan menjadi daya tarik baru yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendongkrak penerimaan daerah dari sektor pariwisata,” ujar Andi Asman Sulaiman, Kamis (5/6/2026).

BACA JUGA:  Dishub Bone Segera Launching Bus Sekolah BerAmal, Uji Coba di Tiga Kecamatan Kota

Ia menjelaskan, wisata keluarga memiliki pangsa pasar yang luas dan mampu menggerakkan berbagai sektor ekonomi.

Mulai dari pelaku UMKM, usaha kuliner, transportasi, perhotelan, hingga ekonomi kreatif diperkirakan akan merasakan dampak positif jika destinasi wisata baru tersebut terealisasi.

Selain menghadirkan sarana hiburan yang berkualitas bagi masyarakat, keberadaan Joyland juga dinilai dapat memperkuat citra Bone sebagai daerah yang ramah investasi dan terus berbenah dalam menghadirkan berbagai inovasi pembangunan.

Sementara itu, CEO & Founder Joyland, Hengky Rachmat Jaya, mengaku optimistis terhadap prospek pengembangan wisata keluarga di Bone.

Menurutnya, daerah yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional itu memiliki potensi ekonomi dan pasar yang sangat menjanjikan.

“Joyland tidak hanya menghadirkan wahana permainan, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dengan UMKM lokal, komunitas, dan pelaku ekonomi kreatif sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” kata Hengky.

Ia menambahkan, dukungan pemerintah daerah menjadi modal penting dalam mewujudkan konsep wisata keluarga modern yang mampu memberikan pengalaman rekreasi berkualitas sekaligus menciptakan peluang usaha baru.

BACA JUGA:  Program Serambi di Bone, Bank Indonesia Gaungkan Cinta Rupiah

Ketua FORKITA Bone, Jefry Tahar, turut menyambut baik komunikasi yang terbangun antara Pemerintah Kabupaten Bone dan manajemen Joyland.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan kunci menghadirkan investasi yang produktif dan berkelanjutan.

“FORKITA mendukung setiap langkah yang dapat memperkuat perekonomian daerah. Kehadiran Joyland diharapkan menjadi katalisator baru bagi pertumbuhan sektor pariwisata, membuka lapangan usaha, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bone,” ujarnya.

Jika rencana tersebut terealisasi, Joyland berpotensi menjadi ikon wisata keluarga baru di Kabupaten Bone.

Kehadirannya tidak hanya memperkaya pilihan destinasi rekreasi masyarakat, tetapi juga menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan kunjungan wisatawan, geliat UMKM, serta bertambahnya penerimaan daerah dari sektor pariwisata. (kar)

SulawesiPos.com – Kabupaten Bone berpotensi memiliki destinasi wisata keluarga modern yang dapat menjadi magnet baru bagi wisatawan.

Hal itu menyusul pertemuan antara Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, dengan CEO & Founder Joyland, Hengky Rachmat Jaya, yang membahas peluang pengembangan Joyland Wahana Keluarga di Bumi Arung Palakka.

Kehadiran Joyland disambut positif oleh Pemerintah Kabupaten Bone karena dinilai mampu menjadi salah satu penggerak sektor pariwisata sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan daerah dari sektor tersebut.

Pertemuan yang turut dihadiri Ketua Forum Komunikasi Tionghoa Bone (FORKITA), Jefry Tahar, itu menjadi langkah awal penjajakan kerja sama dalam menghadirkan wahana wisata keluarga yang modern, edukatif, dan berdaya saing.

Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat terbuka terhadap investasi yang memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, sektor pariwisata merupakan salah satu sektor strategis yang memiliki efek berganda terhadap berbagai lini usaha.

“Kabupaten Bone memiliki potensi besar untuk terus berkembang sebagai daerah tujuan wisata. Kehadiran Joyland diharapkan menjadi daya tarik baru yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendongkrak penerimaan daerah dari sektor pariwisata,” ujar Andi Asman Sulaiman, Kamis (5/6/2026).

BACA JUGA:  Lima Desa di Cenrana Butuh Pangan, Bupati Bone Langsung Hubungi Kepala Bulog

Ia menjelaskan, wisata keluarga memiliki pangsa pasar yang luas dan mampu menggerakkan berbagai sektor ekonomi.

Mulai dari pelaku UMKM, usaha kuliner, transportasi, perhotelan, hingga ekonomi kreatif diperkirakan akan merasakan dampak positif jika destinasi wisata baru tersebut terealisasi.

Selain menghadirkan sarana hiburan yang berkualitas bagi masyarakat, keberadaan Joyland juga dinilai dapat memperkuat citra Bone sebagai daerah yang ramah investasi dan terus berbenah dalam menghadirkan berbagai inovasi pembangunan.

Sementara itu, CEO & Founder Joyland, Hengky Rachmat Jaya, mengaku optimistis terhadap prospek pengembangan wisata keluarga di Bone.

Menurutnya, daerah yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional itu memiliki potensi ekonomi dan pasar yang sangat menjanjikan.

“Joyland tidak hanya menghadirkan wahana permainan, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dengan UMKM lokal, komunitas, dan pelaku ekonomi kreatif sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” kata Hengky.

Ia menambahkan, dukungan pemerintah daerah menjadi modal penting dalam mewujudkan konsep wisata keluarga modern yang mampu memberikan pengalaman rekreasi berkualitas sekaligus menciptakan peluang usaha baru.

BACA JUGA:  Askrindo Masuk Bone, UMKM Dapat Proteksi dan Akses Pembiayaan Lebih Luas

Ketua FORKITA Bone, Jefry Tahar, turut menyambut baik komunikasi yang terbangun antara Pemerintah Kabupaten Bone dan manajemen Joyland.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan kunci menghadirkan investasi yang produktif dan berkelanjutan.

“FORKITA mendukung setiap langkah yang dapat memperkuat perekonomian daerah. Kehadiran Joyland diharapkan menjadi katalisator baru bagi pertumbuhan sektor pariwisata, membuka lapangan usaha, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bone,” ujarnya.

Jika rencana tersebut terealisasi, Joyland berpotensi menjadi ikon wisata keluarga baru di Kabupaten Bone.

Kehadirannya tidak hanya memperkaya pilihan destinasi rekreasi masyarakat, tetapi juga menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan kunjungan wisatawan, geliat UMKM, serta bertambahnya penerimaan daerah dari sektor pariwisata. (kar)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru