Categories: Sulsel

SPPG Mappasaile Pangkep Hentikan Sementara Program MBG, Ribuan Siswa Terdampak

Overview

  • Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Mappasaile dihentikan sementara setelah viralnya unggahan menu kentang yang memicu polemik di media sosial.

  • Foto yang beredar menunjukkan porsi kecil untuk anak PAUD hingga SD kelas III, bukan porsi normal, sehingga menimbulkan kesalahpahaman publik.

  • 2.360 siswa penerima manfaat masih terdampak akibat penghentian sementara program MBG.

SulawesiPos.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah layanan SPPG Mappasaile untuk sementara waktu tidak berjalan.

Penghentian ini dilakukan setelah beredarnya unggahan di media sosial yang memicu polemik terkait menu yang dibagikan salah satu akun Instagram.

Kepala SPPG Mappasaile, Evi Irviyanti, menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil menyusul viralnya foto menu yang menampilkan kentang goreng sebagai pengganti nasi.

Unggahan itu disertai narasi yang dinilai menimbulkan persepsi kurang tepat di tengah masyarakat.

Ia menjelaskan, menu kentang tersebut memang dijadwalkan sebagai sumber karbohidrat alternatif.

Menurutnya, foto yang beredar bukan menggambarkan porsi umum, melainkan porsi kecil yang diperuntukkan bagi anak PAUD hingga siswa kelas III SD.

“Gambar yang diposting bukan porsi sebenarnya, melainkan foto porsi kecil untuk anak Paud sampai SD kelas III yang di foto, kemudian viral,” jelasnya dikutip dari JawaPos Group Kamis (12/2/2026).

Evi juga menilai unggahan tersebut tidak mencantumkan sumber yang jelas sehingga memicu kesalahpahaman publik. Dampaknya, layanan MBG di bawah SPPG Mappasaile dihentikan sementara sambil menunggu situasi kondusif.

Akibat penghentian tersebut, sebanyak 2.360 siswa yang sebelumnya terdaftar sebagai penerima manfaat belum kembali menerima paket makanan dalam beberapa hari terakhir.

Sementara itu, ahli gizi Nur Amalia memastikan komposisi menu yang dipersoalkan telah sesuai dengan standar gizi.

“Kandungan karbohidrat pada porsi kecil mencapai 23,92 gram, sedangkan pada porsi besar mencapai 31,95 gram,” ucapnya.

Menurutnya, kentang termasuk sumber karbohidrat yang dapat digunakan sebagai variasi dalam pola makan bergizi seimbang, tidak selalu harus berbasis nasi.

Hingga kini, belum ada kepastian kapan operasional SPPG Mappasaile akan kembali berjalan normal. Ribuan siswa pun masih menunggu kelanjutan program MBG yang sebelumnya rutin mereka terima.

Kasus Serupa

Hal serupa juga pernah terjadi di Depok pada Oktober 2025 lalu, ketika menu MBG di salah satu sekolah hanya berisi irisan kentang rebus, wortel, pangsit goreng, jeruk, dan saus sachet.

Unggahan menu itu memicu keluhan orang tua dan menjadi viral di media sosial, menyoroti tantangan penyediaan menu bergizi yang seimbang di program MBG.

Nur Ainun Afiah

Share
Published by
Nur Ainun Afiah
Tags: Kepala SPPG Mappasaile MBG menu kentang pengganti karbohidrat