Overview
-
Pemkab Bone menandatangani MoU dengan PT Biosant Tirta Lestari untuk pembangunan SPAM dengan nilai investasi awal Rp250 miliar.
-
Proyek ini menargetkan kapasitas 250 liter per detik guna melayani puluhan ribu pelanggan baru dan menambah pasokan air bersih.
-
Bupati Bone berharap proyek segera diluncurkan tahun ini dengan melibatkan tenaga kerja lokal serta meningkatkan kualitas layanan air minum.
SulawesiPos.com – Bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman, bersama Direktur Utama PT Biosant Tirta Lestari, Vino Hashim, resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kabupaten Bone.
Penandatanganan MoU tersebut disaksikan Direktur PDAM Bone Muh Bachtiar Sairing, Pj Sekda Bone Andi Tenriawaru, serta jajaran pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bone. Kegiatan berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Bone, Kamis (12/2/2026).
Turut hadir dalam kesempatan itu Andi Irwan, pengusaha yang berperan besar dalam menghadirkan investor ke Kabupaten Bone.
PT Biosant Tirta Lestari diketahui memiliki pengalaman dalam pengelolaan air bersih dan bukan pemain baru di sektor ini.
Perusahaan tersebut sebelumnya telah membangun SPAM di Lhokseumawe, Aceh.
Sementara itu, untuk proyek di Bone, nilai investasi awal ditaksir mencapai Rp250 miliar.
Direktur Utama PT Biosant Tirta Lestari, Vino Hashim, menyebut hasil survei menunjukkan potensi sumber air baku di Bone sangat memadai.
“Kita sudah lakukan peninjauan, kita sudah tinjau dua sungai yakni sungai Palakka dan Sungai Cenrana. Alhamdulillah sangat potensial. Nantinya lokasi intakenya di sekitar sungai Palakka,” ucapnya.
Ia menjelaskan, kapasitas air bersih yang ditargetkan mencapai 250 liter per detik dengan sasaran sekitar 35 ribu pelanggan baru.
“Kapasitas ini diharapkan menstabilkan kebutuhan air bersih untuk masyarakat,” tukasnya.
Adapun model kerja sama yang diterapkan adalah penyediaan air curah dengan masa kerja sama awal minimal 15 tahun.
Bupati Bone, H Andi Asman Sulaiman, menyambut baik investasi tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada pihak investor.
“Saya berterima kasih kepada Pak Vino Hashim dan Bapak Andi Irwan. Khusus Bapak Andi Irwan ini, beliau yang telah membantu memasukkan investor ke Bone. PT biosand bukan hanya berinvestasi, tetapi juga membantu Bone untuk kebutuhan air bersih masyarakat,” kata Bupati.
Ia juga mengapresiasi Direktur Perumda Air Minum Wae Manurung atas respons cepat dalam menyiapkan data pendukung guna memperlancar proses investasi.
“Penambahan kuota konsumsi air bersih di Bone ini sangat membantu. Adanya investor masuk tentu sangat membantu Pemkab Bone dalam pemenuhan kebutuhan air bersih,” katanya.
Bupati berharap proyek tersebut dapat segera diluncurkan tahun ini serta meminta agar tenaga kerja lokal menjadi prioritas dalam pelaksanaannya.
Sementara itu, Direktur Perumda Air Minum Wae Manurung, Muh Bachtiar Sairing, mengatakan fokus investasi diarahkan pada pembangunan sumber air baru beserta jaringan pendukung, dengan Perumda Air Minum Wae Manurung sebagai mitra.
“Insya Allah dengan kerja sama ini, kita bisa menambah debit air dan menargetkan tambahan 25 ribu pelanggan baru,” ujarnya.
Menurutnya, penambahan jumlah pelanggan juga akan diiringi dengan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat. (kar)