Categories: Sulsel

Pemprov Sulsel Gas Perbaikan Jalan di Luwu Raya, Tujuh Ruas Masuk Tahap Lelang

Overview

  • Pemprov Sulsel tengah memproses dua paket perbaikan jalan di Luwu Raya yang mencakup tujuh ruas strategis lintas kabupaten dan kota.

  • Proyek perbaikan tersebut masih berada pada tahap lelang dan ditargetkan dapat mulai dikerjakan pada akhir Februari 2026.

  • Selain itu, Pemprov Sulsel bersama KemenPU juga menyiapkan perbaikan akses jalan menuju Kecamatan Seko guna meningkatkan konektivitas wilayah terpencil.

SulawesiPos.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus menggenjot peningkatan kualitas infrastruktur jalan di wilayah Luwu Raya.

Melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sulsel, dua paket proyek perbaikan jalan saat ini tengah diproses dan ditargetkan segera masuk tahap pekerjaan fisik.

Salah satu paket yang kini berjalan adalah paket VI perbaikan jalan, yang berdasarkan data Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) mencakup tujuh ruas strategis lintas kabupaten dan kota.

Tujuh ruas jalan yang masuk dalam paket ini antara lain ruas Batas Kabupaten Toraja Utara–Pantilang–Buasepanjang 3 kilometer dan Tedong Bonga–Buntao–Batas Kabupaten Luwu sepanjang 25,96 kilometer.

Selain itu, terdapat ruas Pantilang–Bonglo–Batas Kota Palopo sepanjang 17,43 kilometer serta Batas Kabupaten Luwu–Latuppa dengan panjang 5,17 kilometer.

Sementara di wilayah Kota Palopo, perbaikan akan dilakukan pada tiga ruas jalan, yakni Jalan Samiun sepanjang 0,25 kilometer, Jalan Opu Tosappaile sepanjang 1,35 kilometer, dan Jalan Pong Simpin sepanjang 4,82 kilometer.

Kepala Dinas BMBK Sulsel, Andi Ihsan, mengungkapkan bahwa proses lelang paket VI saat ini masih berada pada tahap pembukaan dokumen.

Ia berharap seluruh tahapan dapat berjalan lancar sehingga pengerjaan fisik dapat segera dimulai.

“Informasi terakhir sementara pembukaan dokumen lelang. Insyaallah dipercepat, mudah-mudahan bisa dikerjakan akhir Februari,” ujar Andi Ihsan.

Untuk mempercepat realisasi proyek, pihaknya terus menjalin koordinasi intensif dengan Biro Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Pemprov Sulsel.

Selain paket VI, Pemprov Sulsel juga menaruh perhatian pada perbaikan akses jalan menuju Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara, yang dikenal memiliki medan ekstrem dan keterbatasan akses transportasi.

Wilayah ini berjarak sekitar 550 kilometer dari Kota Makassar.

Saat ini, akses menuju Seko masih didominasi jalan berlumpur, berbatu, serta jembatan kayu.

Kendaraan roda empat hanya mampu menjangkau Dusun Paladoan, sementara perjalanan ke wilayah selanjutnya harus dilanjutkan menggunakan kendaraan roda dua.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemprov Sulsel bersama Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) menyepakati skema pembiayaan bersama.

KemenPU mengalokasikan anggaran sebesar Rp48 miliar, sementara Pemprov Sulsel menyiapkan dana Rp20 miliar melalui APBD.

“Kita sedang proses juga ini, secepatnya kita lelang,” kata Andi Ihsan.

Ia menambahkan, lelang yang bersumber dari anggaran KemenPU dilakukan terpisah dengan APBD Sulsel, dan untuk paket KemenPU saat ini telah ditetapkan pemenangnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, menegaskan bahwa berbagai proyek infrastruktur tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah provinsi dalam memperkuat konektivitas wilayah, khususnya di Luwu Raya.

“Itu paket-paket infrastruktur di wilayah Luwu Raya sudah merupakan bentuk atensi Pemprov Sulsel terhadap pembangunan Luwu Raya,” ujar Jufri Rahman.

Nur Ainun Afiah

Share
Published by
Nur Ainun Afiah
Tags: KemenPU lelang Luwu Raya Pemprov Sulsel perbaikan jalan