Categories: Sulsel

Panen Raya Jagung Nasional Digelar di Bantaeng, Bupati dan Kapolda Sulsel Hadir Langsung

Overview

  • Kabupaten Bantaeng menjadi salah satu titik pelaksanaan Panen Raya Jagung Nasional Kuartal I 2026 sebagai bagian penguatan ketahanan pangan nasional.

  • Panen raya jagung di Bantaeng dipimpin Kapolda Sulsel dan terhubung secara virtual dengan Kapolri dalam pelaksanaan panen serentak se-Indonesia.

  • Sepanjang 2025, Sulawesi Selatan mencatat potensi lahan jagung 3.905,2 hektar dengan kontribusi produksi mencapai 1,27 juta ton.

SulawesiPos.com – Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, ditetapkan sebagai salah satu titik pelaksanaan Panen Raya Jagung Kuartal I Tahun 2026 yang digelar serentak di seluruh Indonesia.

Kegiatan panen tersebut berlangsung di Kampung Pullawweng, Desa Ulugalung, Kecamatan Eremerasa, Kamis (8/1/2026).

Panen raya jagung di Bantaeng dipimpin langsung Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, didampingi Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin.

Kegiatan ini terhubung secara virtual melalui zoom meeting dengan pelaksanaan panen raya nasional.

Secara nasional, Panen Raya Jagung Kuartal I 2026 dipusatkan di Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kegiatan tersebut dipimpin Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, serta diikuti jajaran kepolisian dan pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Panen raya ini merupakan bagian dari implementasi Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya pada agenda penguatan ketahanan dan kemandirian pangan nasional tahun 2026.

Melalui sinergi lintas sektor, Polri bersama pemerintah daerah dan kelompok tani didorong untuk aktif dalam pendampingan dan peningkatan produktivitas pertanian.

Dalam sambutannya, Kapolda Sulsel menyampaikan capaian sektor jagung di wilayah Sulawesi Selatan sepanjang tahun 2025.

Potensi lahan jagung di wilayah Polda Sulsel tercatat mencapai 3.905,2 hektar atau sekitar 79,1 persen dari target 5.000 hektar. Sementara realisasi luas tanam mencapai 2.863,4 hektar.

Dari sisi produksi, Sulawesi Selatan berkontribusi sebesar 1.275.535,27 ton jagung. Selain itu, hasil pendampingan Polri mencatat produksi sebesar 11.450,5 ton dari luas panen 2.264,6 hektar.

Adapun pemenuhan Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) melalui Bulog Sulsel telah mencapai 17.559 ton.

Khusus di Kabupaten Bantaeng, panen raya dilaksanakan pada lahan binaan Polri seluas 30,40 hektar dengan estimasi hasil panen mencapai 121,60 ton.

Lokasi panen terpusat berada pada lahan seluas 10 hektar yang menjadi percontohan sinergi antara aparat kepolisian dan kelompok tani.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Sulsel juga menyerahkan bantuan sosial dan dukungan sarana pertanian kepada kelompok tani sebagai bentuk penguatan kemitraan.

Kegiatan panen raya turut dihadiri Bupati Jeneponto H. Paris Yasir, Kapolres Bantaeng AKBP Nur Prasetyantoro Wira Utomo, Kajari Bantaeng Hadi Sukma Siregar, Ketua Pengadilan Negeri Bantaeng Bambang Supriyono, Kasdim 1410 Bantaeng Mayor Inf. Ruben Jakub Tana, jajaran pejabat utama Polda Sulsel, anggota DPRD Sulsel dan DPRD Bantaeng, pimpinan Bulog Kanwil Sulselbar dan Bulog Cabang Bulukumba, para camat dan kepala desa, tokoh agama, tokoh adat, serta kelompok tani.

Melalui pelaksanaan panen raya jagung ini, pemerintah berharap kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan petani dapat terus diperkuat guna mendukung swasembada pangan dan menjaga stabilitas pasokan jagung nasional secara berkelanjutan.

Nur Ainun Afiah

Share
Published by
Nur Ainun Afiah
Tags: bantaeng Bupati Bantaeng Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro Kapolda Sulsel M. Fathul Fauzy Nurdin Panen Raya Panen Raya Jagung