Islam Makhachev mengangkat tangan setelah dinyatakan menang atas Alexander Volkanovski di UFC 294, Abu Dhabi. Kemenangan ini mempertahankan sabuk Juara Kelas Ringan UFC. FOTO: UFC
SulawesiPos.com – Islam Makhachev pecahkan rekor UFC setelah mengalahkan Ian Machado Garry lewat keputusan mutlak pada laga utama UFC 330 di Philadelphia, Amerika Serikat, Sabtu (15/8/2026), sekaligus mempertahankan sabuk kelas welter dan mencatat kemenangan ke-17 beruntun untuk melewati torehan Anderson Silva.
Makhachev menguasai pertarungan lima ronde dengan kombinasi tekanan gulat, kontrol atas, dan pukulan yang lebih bersih, sebelum juri memberi angka 49-46, 49-46, dan 48-47 untuk sang juara.
Momentum terbesar dalam duel itu muncul pada ronde kedua ketika tendangan kepala Makhachev sempat menjatuhkan Garry, tetapi penantang asal Irlandia itu mampu bertahan dan membawa pertarungan hingga ronde kelima.
Hasil resmi UFC menandai kemenangan pertama Makhachev sebagai pemegang rekor tunggal kemenangan beruntun terbanyak dalam sejarah promosi tersebut, setelah sebelumnya ia sejajar dengan Anderson Silva di angka 16.
Kemenangan di UFC 330 juga menjadi pertahanan pertama Makhachev atas gelar welterweight yang ia rebut pada November 2025, sehingga rekor itu lahir bukan di laga biasa, melainkan dalam duel perebutan sabuk utama.
Ian Machado Garry datang ke Philadelphia sebagai penantang papan atas dengan modal reputasi striker teknis dan catatan 17 kemenangan dari 18 pertarungan profesional, tetapi ia kesulitan melepaskan diri dari kontrol grappling Makhachev pada ronde-ronde awal.
Meski sempat memberi perlawanan lebih baik pada ronde tengah, Garry tetap gagal membalikkan keadaan setelah Makhachev kembali menutup laga dengan kontrol di ronde terakhir.
UFC menempatkan hasil ini sebagai tonggak baru bagi petarung asal Dagestan itu karena ia kini berdiri sendiri di puncak daftar kemenangan beruntun terpanjang di octagon.