SulawesiPos.com – Laga Portugal melawan Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi salah satu duel paling emosional di fase gugur. Pertemuan di Toronto, Kanada, itu bukan hanya menentukan satu tiket ke babak 16 besar, tetapi juga berpotensi menandai akhir perjalanan Cristiano Ronaldo atau Luka Modric di panggung Piala Dunia.
FIFA menyoroti pertandingan ini sebagai benturan dua ikon sepak bola dunia yang pernah berjaya bersama Real Madrid. Ronaldo dan Modric, yang kini sama-sama sudah berusia di atas 40 tahun, datang dengan beban sejarah dan ambisi besar untuk memperpanjang napas di turnamen yang kemungkinan menjadi Piala Dunia terakhir mereka.
Portugal lolos ke fase gugur setelah finis sebagai runner-up Grup K. Tim asuhan Roberto Martinez sempat ditahan imbang Republik Demokratik Kongo, lalu bangkit lewat kemenangan besar atas Uzbekistan. Sementara Kroasia melangkah ke babak 32 besar setelah pulih dari kekalahan pada laga pembuka dan meraih hasil penting untuk mengamankan posisi kedua di Grup L.
Duel ini juga mempertemukan dua tim dengan karakter berbeda. Portugal datang dengan kedalaman skuad dan kreativitas lini tengah yang dipimpin Bruno Fernandes, Vitinha, dan Joao Neves, sedangkan Kroasia tetap mengandalkan pengalaman Modric, Mateo Kovacic, serta kolektivitas permainan yang selama ini menjadi ciri mereka di turnamen besar.
Panggung Terakhir Dua Legenda
Bagi Ronaldo, pertandingan ini menjadi peluang menjaga mimpi membawa Portugal melangkah lebih jauh, sekaligus menambah catatan istimewa di panggung Piala Dunia. Adapun bagi Modric, laga melawan Portugal menjadi ujian besar untuk memperpanjang perjalanan Kroasia yang kerap tampil mengejutkan dalam fase gugur.
FIFA menggambarkan pertandingan ini sebagai momen ketika satu dari dua legenda akan harus mengucapkan selamat tinggal. Karena itu, duel Portugal kontra Kroasia diperkirakan berlangsung ketat, dengan tensi tinggi sejak menit awal.
Pemenang laga ini akan menghadapi Spanyol atau Austria di babak 16 besar. Situasi itu membuat pertandingan Portugal vs Kroasia tak sekadar soal nostalgia dua mantan rekan setim, melainkan juga pertaruhan besar untuk tetap hidup dalam perburuan gelar Piala Dunia 2026.


