Veda Ega Pratama Pelajari Data Telemetri Motor Honda di Assen dan Percaya Diri Lebih Kuat di Moto3 Sachsenring Jerman

SulawesiPos.com – Veda Ega Pratama menatap Moto3 Jerman 2026 dengan modal kepercayaan diri yang belum sepenuhnya hilang, meski akhir pekan di Assen ditutup dengan kegagalan finis. Pembalap muda Indonesia itu justru membawa dua bekal penting menuju Sachsenring, yakni kecepatan yang sempat membuatnya bertarung di barisan depan serta hasil evaluasi data motor Honda Team Asia dari Moto3 Belanda.

Veda Pratama sebelumnya tampil menjanjikan pada akhir pekan di Assen. Ia memulai balapan dari posisi ketujuh dan sempat naik ke kelompok depan, bahkan sempat memimpin balapan sebelum akhirnya kehilangan momentum, lalu terjatuh pada lap kedelapan.

Meski pulang tanpa poin, performa itu memperlihatkan bahwa Veda Pratama dan Honda Team Asia memiliki paket yang cukup kompetitif untuk kembali bertarung di seri berikutnya.

Petunjuk soal pentingnya evaluasi data motor Honda sebenarnya sudah terlihat sejak sesi kualifikasi di Belanda.

Setelah mengalami Jumat yang tidak mulus, Veda Pratama mengungkap bahwa timnya mengubah setting motor dan kembali mengecek data untuk memahami bagian yang masih harus diperbaiki.

Langkah itu langsung berdampak pada performanya karena ia mampu lolos dari Q1, menembus Q2, lalu mengamankan posisi start ketujuh.

“Kami cek data lagi dan saya tahu bagian mana yang masih harus saya kembangkan. Tim juga memberikan nasihat ke saya dan di pagi hari saya langsung mendapatkan feeling yang bagus,” kata Veda Pratama setelah kualifikasi Moto3 Belanda.

Fakta itu menjadi pijakan penting jelang Moto3 Jerman. Meski rincian teknis motor tentu tidak dibuka penuh ke publik, evaluasi data, perubahan setting, dan feeling Veda Pratama yang membaik menunjukkan bahwa garasi Honda Team Asia menemukan arah kerja yang cukup positif dari Assen.

Apa yang oleh sebagian kalangan sering disebut sebagai “data rahasia” motor Honda lebih tepat dibaca sebagai hasil pembacaan telemetri dan setelan yang membantu Veda Pratama lebih kompetitif.

BACA JUGA:  Veda Ega Pratama Berangkat ke Barcelona Sebelum Balapan Moto3

Sachsenring Jadi Arena Pembuktian Berikutnya

Setelah balapan Belanda berakhir pahit, Veda Pratama tidak menutupi kekecewaannya. Namun ia juga menegaskan bahwa Sachsenring akan menjadi tempat untuk bangkit.

Pernyataan itu penting karena datang ketika performanya sebenarnya sedang menanjak, hanya saja hasil akhirnya runtuh akibat kesalahan di tengah pertarungan grup depan.

“Balapan di Assen benar-benar bencana karena saya tidak bisa finis, jadi saya sangat kecewa,” ujar Veda Pratama seperti dikutip laman resmi MotoGP.

Veda Pratama lalu menambahkan bahwa sisi positif dari Assen tetap ada karena ia merasa motornya kompetitif dan dirinya mampu melawan para pemimpin lomba.

“Saya akan kembali lebih kuat di Jerman,” kata Veda Pratama.

Moto3 Jerman di Sachsenring pada 10-12 Juli 2026 kini menjadi titik penting dalam perjalanan rookie Honda Team Asia tersebut.

Selain ingin menebus hasil pahit di Belanda, Veda Pratama juga punya alasan untuk percaya diri karena ia pernah memiliki catatan bagus di Sachsenring saat Red Bull Rookies Cup 2025, termasuk memenangi salah satu balapan di sana.

Dengan bekal kecepatan di Assen, evaluasi data motor Honda, dan pengalaman positif di Jerman, Veda Pratama datang ke Sachsenring bukan sekadar untuk melupakan kegagalan, tetapi untuk membuktikan bahwa performa kuatnya di Belanda bukan kebetulan.

Jadwal Moto3 dan Klasemen Pembalap

Jadwal Moto3 2026 setelah Belanda

1. Jerman, Sachsenring
10-12 Juli 2026
Race Moto3: Minggu, 12 Juli 2026
Perkiraan start: *16.00 WIB*

2. Inggris, Silverstone
7-9 Agustus 2026
Race Moto3: Minggu, 9 Agustus 2026
Perkiraan start: *20.30 WIB*

3. Aragon, MotorLand
28-30 Agustus 2026
Race Moto3: Minggu, 30 Agustus 2026
Perkiraan start: *16.00 WIB*

4. San Marino, Misano
11-13 September 2026
Race Moto3: Minggu, 13 September 2026
Perkiraan start: *16.00 WIB*

BACA JUGA:  Veda Ega Pratama Dikepung Lima Pembalap Spanyol di Balapan Perdana Moto3 Thailand

5. Austria, Spielberg
18-20 September 2026
Race Moto3: Minggu, 20 September 2026
Perkiraan start: *16.00 WIB*

6. Jepang, Motegi
2-4 Oktober 2026
Race Moto3: Minggu, 4 Oktober 2026
Perkiraan start: *09.00 WIB*

7. Indonesia, Mandalika
9-11 Oktober 2026
Race Moto3: Minggu, 11 Oktober 2026
Perkiraan start: *11.00 WIB*

8. Australia, Phillip Island
23-25 Oktober 2026
Race Moto3: Minggu, 25 Oktober 2026
Perkiraan start: *07.00 WIB*

9. Malaysia, Sepang
30 Oktober-1 November 2026
Race Moto3: Minggu, 1 November 2026
Perkiraan start: *11.00 WIB*

10. Qatar, Lusail
6-8 November 2026
Race Moto3: Minggu, 8 November 2026
Perkiraan start: *21.00 WIB*

11. Portugal, Portimao
20-22 November 2026
Race Moto3: Minggu, 22 November 2026
Perkiraan start: *21.30 WIB*

12. Valencia, Ricardo Tormo
27-29 November 2026
Race Moto3: Minggu, 29 November 2026
Perkiraan start: *17.00 WIB*

Klasemen pembalap Moto3 2026

1. Máximo Quiles (Spanyol) – CFMoto Aspar Team – 211 poin – Assen: 33’51.801
2. Álvaro Carpe (Spanyol) – Red Bull KTM Ajo / Red Bull KTM Factory Racing – 121 poin – Assen: DNF, +5 laps
3. David Almansa (Spanyol) – Liqui Moly Dynavolt Intact GP – 109 poin – Assen: 33’52.314
4. Brian Uriarte (Spanyol) – Red Bull KTM Ajo / Red Bull KTM Factory Racing – 102 poin – Assen: 33’56.239
5. Marco Morelli (Argentina) – CFMoto Aspar Team – 102 poin – Assen: 33’54.234
6. Hakim Danish (Malaysia) – MT Helmets – MSI – 82 poin – Assen: 33’56.276
7. Veda Pratama (Indonesia) – Honda Team Asia – 82 poin – Assen: DNF, +12 laps
8. Valentín Perrone (Argentina) – Red Bull KTM Tech3 – 79 poin – Assen: 33’54.352
9. David Muñoz (Spanyol) – Liqui Moly Dynavolt Intact GP – 52 poin – Assen: tidak start / tidak tercatat
10. Guido Pini (Italia) – Leopard Racing – 48 poin – Assen: 34’06.638
11. Joel Esteban (Spanyol) – LevelUp – MTA – 48 poin – Assen: 34’03.134
12. Adrián Cruces (Spanyol) – CIP Green Power / CIP – 46 poin – Assen: DNF, +19 laps
13. Matteo Bertelle (Italia) – LevelUp – MTA – 44 poin – Assen: 34’03.418
14. Rico Salmela (Finlandia) – Red Bull KTM Tech3 – 40 poin – Assen: 34’00.686
15. Casey O’Gorman (Irlandia) – SIC58 Squadra Corse – 40 poin – Assen: 33’59.811
16. Joel Kelso (Australia) – GRYD – Mlav Racing – 38 poin – Assen: 33’57.696
17. Eddie O’Shea (Inggris) – GRYD – Mlav Racing – 36 poin – Assen: 34’03.697
18. Jesús Ríos (Spanyol) – Rivacold Snipers Team – 35 poin – Assen: 33’54.722
19. Adrián Fernández (Spanyol) – Leopard Racing – 28 poin – Assen: 33’59.041
20. Scott Ogden (Inggris) – CIP Green Power / CIP – 27 poin – Assen: 34’03.709
21. Ryusei Yamanaka (Jepang) – MT Helmets – MSI – 15 poin – Assen: 34’03.209
22. Marcos Uriarte (Spanyol) – Liqui Moly Dynavolt Intact GP – 6 poin – Assen: DNF, +3 laps
23. Leo Rammerstorfer (Austria) – SIC58 Squadra Corse – 4 poin – Assen: 34’31.555
24. Zen Mitani (Jepang) – Honda Team Asia – 2 poin – Assen: DNF, +18 laps
25. Cormac Buchanan (Selandia Baru) – Code Motorsports – 2 poin – Assen: DNF, +19 laps
26. Ruché Moodley (Afrika Selatan) – Code Motorsports – 1 poin – Assen: tidak masuk klasifikasi poin / tidak tercatat di Assen
27. Nicola Carraro (Italia) – Rivacold Snipers Team – 0 poin – Assen: 35’05.210

BACA JUGA:  Veda Ega Pratama Finis P13 di FP2 Moto3 Belanda, Bawa Modal Positif Jelang Q1 Assen

SulawesiPos.com – Veda Ega Pratama menatap Moto3 Jerman 2026 dengan modal kepercayaan diri yang belum sepenuhnya hilang, meski akhir pekan di Assen ditutup dengan kegagalan finis. Pembalap muda Indonesia itu justru membawa dua bekal penting menuju Sachsenring, yakni kecepatan yang sempat membuatnya bertarung di barisan depan serta hasil evaluasi data motor Honda Team Asia dari Moto3 Belanda.

Veda Pratama sebelumnya tampil menjanjikan pada akhir pekan di Assen. Ia memulai balapan dari posisi ketujuh dan sempat naik ke kelompok depan, bahkan sempat memimpin balapan sebelum akhirnya kehilangan momentum, lalu terjatuh pada lap kedelapan.

Meski pulang tanpa poin, performa itu memperlihatkan bahwa Veda Pratama dan Honda Team Asia memiliki paket yang cukup kompetitif untuk kembali bertarung di seri berikutnya.

Petunjuk soal pentingnya evaluasi data motor Honda sebenarnya sudah terlihat sejak sesi kualifikasi di Belanda.

Setelah mengalami Jumat yang tidak mulus, Veda Pratama mengungkap bahwa timnya mengubah setting motor dan kembali mengecek data untuk memahami bagian yang masih harus diperbaiki.

Langkah itu langsung berdampak pada performanya karena ia mampu lolos dari Q1, menembus Q2, lalu mengamankan posisi start ketujuh.

“Kami cek data lagi dan saya tahu bagian mana yang masih harus saya kembangkan. Tim juga memberikan nasihat ke saya dan di pagi hari saya langsung mendapatkan feeling yang bagus,” kata Veda Pratama setelah kualifikasi Moto3 Belanda.

Fakta itu menjadi pijakan penting jelang Moto3 Jerman. Meski rincian teknis motor tentu tidak dibuka penuh ke publik, evaluasi data, perubahan setting, dan feeling Veda Pratama yang membaik menunjukkan bahwa garasi Honda Team Asia menemukan arah kerja yang cukup positif dari Assen.

Apa yang oleh sebagian kalangan sering disebut sebagai “data rahasia” motor Honda lebih tepat dibaca sebagai hasil pembacaan telemetri dan setelan yang membantu Veda Pratama lebih kompetitif.

BACA JUGA:  Veda Ega Pratama Terbaru: Rider Honda Terbaik Usai Brno, Moto3 Belanda 2026 Jadi Peluang Podium di Assen, FP1 Masih Posisi 20

Sachsenring Jadi Arena Pembuktian Berikutnya

Setelah balapan Belanda berakhir pahit, Veda Pratama tidak menutupi kekecewaannya. Namun ia juga menegaskan bahwa Sachsenring akan menjadi tempat untuk bangkit.

Pernyataan itu penting karena datang ketika performanya sebenarnya sedang menanjak, hanya saja hasil akhirnya runtuh akibat kesalahan di tengah pertarungan grup depan.

“Balapan di Assen benar-benar bencana karena saya tidak bisa finis, jadi saya sangat kecewa,” ujar Veda Pratama seperti dikutip laman resmi MotoGP.

Veda Pratama lalu menambahkan bahwa sisi positif dari Assen tetap ada karena ia merasa motornya kompetitif dan dirinya mampu melawan para pemimpin lomba.

“Saya akan kembali lebih kuat di Jerman,” kata Veda Pratama.

Moto3 Jerman di Sachsenring pada 10-12 Juli 2026 kini menjadi titik penting dalam perjalanan rookie Honda Team Asia tersebut.

Selain ingin menebus hasil pahit di Belanda, Veda Pratama juga punya alasan untuk percaya diri karena ia pernah memiliki catatan bagus di Sachsenring saat Red Bull Rookies Cup 2025, termasuk memenangi salah satu balapan di sana.

Dengan bekal kecepatan di Assen, evaluasi data motor Honda, dan pengalaman positif di Jerman, Veda Pratama datang ke Sachsenring bukan sekadar untuk melupakan kegagalan, tetapi untuk membuktikan bahwa performa kuatnya di Belanda bukan kebetulan.

Jadwal Moto3 dan Klasemen Pembalap

Jadwal Moto3 2026 setelah Belanda

1. Jerman, Sachsenring
10-12 Juli 2026
Race Moto3: Minggu, 12 Juli 2026
Perkiraan start: *16.00 WIB*

2. Inggris, Silverstone
7-9 Agustus 2026
Race Moto3: Minggu, 9 Agustus 2026
Perkiraan start: *20.30 WIB*

3. Aragon, MotorLand
28-30 Agustus 2026
Race Moto3: Minggu, 30 Agustus 2026
Perkiraan start: *16.00 WIB*

4. San Marino, Misano
11-13 September 2026
Race Moto3: Minggu, 13 September 2026
Perkiraan start: *16.00 WIB*

BACA JUGA:  Veda Ega Pratama Menang Dramatis di Sirkuit Buriram, Ini Jadwal Lengkap Moto3, Moto2, dan MotoGP Thailand

5. Austria, Spielberg
18-20 September 2026
Race Moto3: Minggu, 20 September 2026
Perkiraan start: *16.00 WIB*

6. Jepang, Motegi
2-4 Oktober 2026
Race Moto3: Minggu, 4 Oktober 2026
Perkiraan start: *09.00 WIB*

7. Indonesia, Mandalika
9-11 Oktober 2026
Race Moto3: Minggu, 11 Oktober 2026
Perkiraan start: *11.00 WIB*

8. Australia, Phillip Island
23-25 Oktober 2026
Race Moto3: Minggu, 25 Oktober 2026
Perkiraan start: *07.00 WIB*

9. Malaysia, Sepang
30 Oktober-1 November 2026
Race Moto3: Minggu, 1 November 2026
Perkiraan start: *11.00 WIB*

10. Qatar, Lusail
6-8 November 2026
Race Moto3: Minggu, 8 November 2026
Perkiraan start: *21.00 WIB*

11. Portugal, Portimao
20-22 November 2026
Race Moto3: Minggu, 22 November 2026
Perkiraan start: *21.30 WIB*

12. Valencia, Ricardo Tormo
27-29 November 2026
Race Moto3: Minggu, 29 November 2026
Perkiraan start: *17.00 WIB*

Klasemen pembalap Moto3 2026

1. Máximo Quiles (Spanyol) – CFMoto Aspar Team – 211 poin – Assen: 33’51.801
2. Álvaro Carpe (Spanyol) – Red Bull KTM Ajo / Red Bull KTM Factory Racing – 121 poin – Assen: DNF, +5 laps
3. David Almansa (Spanyol) – Liqui Moly Dynavolt Intact GP – 109 poin – Assen: 33’52.314
4. Brian Uriarte (Spanyol) – Red Bull KTM Ajo / Red Bull KTM Factory Racing – 102 poin – Assen: 33’56.239
5. Marco Morelli (Argentina) – CFMoto Aspar Team – 102 poin – Assen: 33’54.234
6. Hakim Danish (Malaysia) – MT Helmets – MSI – 82 poin – Assen: 33’56.276
7. Veda Pratama (Indonesia) – Honda Team Asia – 82 poin – Assen: DNF, +12 laps
8. Valentín Perrone (Argentina) – Red Bull KTM Tech3 – 79 poin – Assen: 33’54.352
9. David Muñoz (Spanyol) – Liqui Moly Dynavolt Intact GP – 52 poin – Assen: tidak start / tidak tercatat
10. Guido Pini (Italia) – Leopard Racing – 48 poin – Assen: 34’06.638
11. Joel Esteban (Spanyol) – LevelUp – MTA – 48 poin – Assen: 34’03.134
12. Adrián Cruces (Spanyol) – CIP Green Power / CIP – 46 poin – Assen: DNF, +19 laps
13. Matteo Bertelle (Italia) – LevelUp – MTA – 44 poin – Assen: 34’03.418
14. Rico Salmela (Finlandia) – Red Bull KTM Tech3 – 40 poin – Assen: 34’00.686
15. Casey O’Gorman (Irlandia) – SIC58 Squadra Corse – 40 poin – Assen: 33’59.811
16. Joel Kelso (Australia) – GRYD – Mlav Racing – 38 poin – Assen: 33’57.696
17. Eddie O’Shea (Inggris) – GRYD – Mlav Racing – 36 poin – Assen: 34’03.697
18. Jesús Ríos (Spanyol) – Rivacold Snipers Team – 35 poin – Assen: 33’54.722
19. Adrián Fernández (Spanyol) – Leopard Racing – 28 poin – Assen: 33’59.041
20. Scott Ogden (Inggris) – CIP Green Power / CIP – 27 poin – Assen: 34’03.709
21. Ryusei Yamanaka (Jepang) – MT Helmets – MSI – 15 poin – Assen: 34’03.209
22. Marcos Uriarte (Spanyol) – Liqui Moly Dynavolt Intact GP – 6 poin – Assen: DNF, +3 laps
23. Leo Rammerstorfer (Austria) – SIC58 Squadra Corse – 4 poin – Assen: 34’31.555
24. Zen Mitani (Jepang) – Honda Team Asia – 2 poin – Assen: DNF, +18 laps
25. Cormac Buchanan (Selandia Baru) – Code Motorsports – 2 poin – Assen: DNF, +19 laps
26. Ruché Moodley (Afrika Selatan) – Code Motorsports – 1 poin – Assen: tidak masuk klasifikasi poin / tidak tercatat di Assen
27. Nicola Carraro (Italia) – Rivacold Snipers Team – 0 poin – Assen: 35’05.210

BACA JUGA:  Jadwal Lengkap dan Klasemen Moto3 Ceko, Veda Pratama Pakai Motor Upgrade Kejar Posisi Tiga Besar

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru