SulawesiPos.com – Harapan terciptanya All Indonesian Final di sektor ganda putri Australian Open 2026 pupus setelah Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum terhenti di semifinal. Bertanding di Quaycentre, Sydney, Sabtu (13/6/2026), Rachel/Febi takluk dari unggulan pertama asal China, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian, dengan skor 16-21, 22-20, 16-21, sehingga Indonesia hanya menyisakan Ana/Trias di partai final.
Jia/Zhang tampil menekan sejak awal pertandingan. Rachel/Febi kesulitan keluar dari tekanan lawan sehingga harus kehilangan gim pertama 16-21.
Namun, pasangan muda Indonesia menunjukkan mental pantang menyerah.
Bangkit Dramatis di Gim Kedua
Pada gim kedua, Rachel/Febi tampil lebih tenang. Mereka memperbaiki pertahanan dan lebih cermat mengatur arah serangan.
Duel berlangsung ketat hingga deuce sebelum Rachel/Febi merebut kemenangan dramatis 22-20 untuk memaksakan rubber game.
Sayangnya, momentum tersebut gagal dipertahankan pada gim ketiga. Jia/Zhang kembali mendominasi dan memanfaatkan kesalahan sendiri yang dilakukan pasangan Indonesia.
Rachel/Febi akhirnya harus mengakui keunggulan lawan setelah kalah 16-21.
Rachel Tetap Bersyukur
Rachel Allessya Rose tetap bersyukur dapat menyelesaikan pertandingan tanpa cedera.
“Puji Tuhan selesai tanpa cedera apapun. Di gim pertama kami terlalu banyak buru-buru, kurang tenang defense-nya,” ujar Rachel dalam keterangan resmi PBSI.
Ia menjelaskan adanya perbaikan pada gim kedua.
“Itu kami perbaiki di gim kedua, coba buat tenang lagi, coba buat lebih mengatur juga dan lebih tahu arah bolanya mau diarahkan ke mana. Sayang di gim ketiga ada hilang fokus sedikit dan banyak kesalahan sendiri,” katanya
Rachel mengaku belum puas dengan pencapaian semifinal, tetapi bertekad menjadikannya pelajaran berharga.
“Pastinya belum puas tapi harus diterima dengan hasil ini. Kedepannya kami coba buat lebih baik lagi,” ucap Rachel.
Febi: Kami Kurang Tenang Mainnya
Sementara itu, Febi Setianingrum menilai ketenangan menjadi pembeda dibanding penampilan mereka saat mengalahkan lawan yang sama di Badminton Asia Championships.
“Saat menang di BAC lalu, kami bisa tenang defense-nya, tenang mengatur polanya, tidak buru-buru main balik serang. Sedikit berbeda dengan hari ini,” ujar Febi.
Meski langkah mereka terhenti di semifinal, penampilan Rachel/Febi sepanjang Australian Open 2026 tetap menjadi modal berharga dalam melanjutkan kiprah di level elite dunia.


