Kontrak Raksasa Stephen Curry dengan Li-Ning Bisa Tembus Rp19 Triliun

SulawesiPos.com – Megabintang NBA dari Golden State Warriors, Stephen Curry, resmi mengakhiri status “sneaker free agency” dengan menandatangani kemitraan jangka panjang bersama perusahaan perlengkapan olahraga asal Tiongkok, Li-Ning.

Kesepakatan yang diumumkan pada 3 Juni 2026 itu disebut sebagai salah satu kontrak endorsement terbesar dalam sejarah olahraga modern.

Berbagai laporan media internasional menyebut nilai dasar kontrak mencapai lebih dari US$400 juta untuk durasi 10 tahun.

Menurut laporan yang beredar, nilai kerja sama tersebut bahkan berpotensi meningkat hingga lebih dari US$1 miliar apabila target pendapatan dan ekspansi bisnis Curry Brand tercapai selama masa kontrak berlangsung.

Dalam pengumuman resminya, Curry menyebut kerja sama ini sebagai langkah terbesar dalam perjalanan bisnisnya di luar lapangan basket.

“The partnership of a lifetime,” tulis Curry saat mengumumkan kolaborasi tersebut melalui media sosialnya.

Keputusan ini sekaligus mengakhiri hubungan panjang Curry dengan Under Armour yang telah berlangsung sejak 2013.

Selama lebih dari satu dekade, Curry menjadi wajah utama merek tersebut dan berhasil membangun Curry Brand menjadi salah satu lini produk basket paling dikenal di dunia.

BACA JUGA:  Tanpa Steph Curry, Warriors Tetap Perkasa Tundukkan Wizards di Chase Center

Namun kerja sama itu berakhir pada akhir 2025, membuka jalan bagi Curry untuk mencari mitra baru yang mampu membawa mereknya berkembang secara global.

Berbeda dengan kesepakatan endorsement biasa, kemitraan Curry dan Li-Ning mencakup pengembangan bisnis yang jauh lebih luas.

Li-Ning akan membantu ekspansi Curry Brand ke berbagai sektor, termasuk:

  • Sepatu basket global
  • Apparel dan athleisure
  • Produk golf
  • Pembukaan toko Curry Brand di Amerika Serikat dan Tiongkok
  • Perekrutan atlet-atlet baru di bawah naungan Curry Brand

Laporan industri menyebut Curry juga memperoleh kewenangan untuk memilih dan mengontrak atlet pria maupun wanita yang akan menjadi bagian dari jaringan bisnisnya di masa depan.

Selama berstatus agen bebas sepatu, Curry diketahui mencoba berbagai merek sebelum akhirnya menentukan pilihan.

Ia sempat menggunakan beberapa model sepatu yang dipakai oleh atlet Li-Ning seperti Jimmy Butler dan Dwyane Wade.

Menurut sejumlah laporan, kenyamanan, performa, serta visi bisnis jangka panjang menjadi faktor utama yang membuat Curry memilih Li-Ning dibandingkan penawaran dari merek-merek besar lainnya.

BACA JUGA:  Thunder Permalukan Lakers 123-87, Dominasi OKC di NBA Musim Ini Tak Terbendung

Bagi Li-Ning, perekrutan Curry merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi mereka di pasar olahraga global.

Perusahaan yang didirikan oleh legenda senam Olimpiade Tiongkok, Li Ning, kini mendapatkan salah satu ikon terbesar dalam sejarah NBA untuk memimpin ekspansi internasional merek mereka.

Kesepakatan ini juga dinilai sebagai salah satu transfer endorsement terbesar dalam industri perlengkapan olahraga sejak era dominasi Nike, Adidas, dan Under Armour.

SulawesiPos.com – Megabintang NBA dari Golden State Warriors, Stephen Curry, resmi mengakhiri status “sneaker free agency” dengan menandatangani kemitraan jangka panjang bersama perusahaan perlengkapan olahraga asal Tiongkok, Li-Ning.

Kesepakatan yang diumumkan pada 3 Juni 2026 itu disebut sebagai salah satu kontrak endorsement terbesar dalam sejarah olahraga modern.

Berbagai laporan media internasional menyebut nilai dasar kontrak mencapai lebih dari US$400 juta untuk durasi 10 tahun.

Menurut laporan yang beredar, nilai kerja sama tersebut bahkan berpotensi meningkat hingga lebih dari US$1 miliar apabila target pendapatan dan ekspansi bisnis Curry Brand tercapai selama masa kontrak berlangsung.

Dalam pengumuman resminya, Curry menyebut kerja sama ini sebagai langkah terbesar dalam perjalanan bisnisnya di luar lapangan basket.

“The partnership of a lifetime,” tulis Curry saat mengumumkan kolaborasi tersebut melalui media sosialnya.

Keputusan ini sekaligus mengakhiri hubungan panjang Curry dengan Under Armour yang telah berlangsung sejak 2013.

Selama lebih dari satu dekade, Curry menjadi wajah utama merek tersebut dan berhasil membangun Curry Brand menjadi salah satu lini produk basket paling dikenal di dunia.

BACA JUGA:  Thunder Permalukan Lakers 123-87, Dominasi OKC di NBA Musim Ini Tak Terbendung

Namun kerja sama itu berakhir pada akhir 2025, membuka jalan bagi Curry untuk mencari mitra baru yang mampu membawa mereknya berkembang secara global.

Berbeda dengan kesepakatan endorsement biasa, kemitraan Curry dan Li-Ning mencakup pengembangan bisnis yang jauh lebih luas.

Li-Ning akan membantu ekspansi Curry Brand ke berbagai sektor, termasuk:

  • Sepatu basket global
  • Apparel dan athleisure
  • Produk golf
  • Pembukaan toko Curry Brand di Amerika Serikat dan Tiongkok
  • Perekrutan atlet-atlet baru di bawah naungan Curry Brand

Laporan industri menyebut Curry juga memperoleh kewenangan untuk memilih dan mengontrak atlet pria maupun wanita yang akan menjadi bagian dari jaringan bisnisnya di masa depan.

Selama berstatus agen bebas sepatu, Curry diketahui mencoba berbagai merek sebelum akhirnya menentukan pilihan.

Ia sempat menggunakan beberapa model sepatu yang dipakai oleh atlet Li-Ning seperti Jimmy Butler dan Dwyane Wade.

Menurut sejumlah laporan, kenyamanan, performa, serta visi bisnis jangka panjang menjadi faktor utama yang membuat Curry memilih Li-Ning dibandingkan penawaran dari merek-merek besar lainnya.

BACA JUGA:  Aturan 3 Tahun Kanada Tuai Kontroversi, Jamal Murray Jadi Korban Terbesar

Bagi Li-Ning, perekrutan Curry merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi mereka di pasar olahraga global.

Perusahaan yang didirikan oleh legenda senam Olimpiade Tiongkok, Li Ning, kini mendapatkan salah satu ikon terbesar dalam sejarah NBA untuk memimpin ekspansi internasional merek mereka.

Kesepakatan ini juga dinilai sebagai salah satu transfer endorsement terbesar dalam industri perlengkapan olahraga sejak era dominasi Nike, Adidas, dan Under Armour.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru