Los Angeles Lakers menutup musim reguler NBA 2025–2026 dengan performa impresif usai menghancurkan Utah Jazz dengan skor telak 131-107 pada 12 April 2026. dok/lakers
SulawesiPos.com – Los Angeles Lakers menutup musim reguler NBA 2025–2026 dengan performa impresif usai menghancurkan Utah Jazz dengan skor telak 131-107 pada 12 April 2026.
Kemenangan ini memastikan Lakers finis di posisi keempat Wilayah Barat dengan rekor 53-29 dan siap menghadapi Houston Rockets di babak pertama playoff.
Bermain di kandang sendiri, Lakers tampil agresif sejak awal pertandingan.
LeBron James langsung menjadi motor serangan dengan mencetak 18 poin hanya di paruh pertama.
Permainan cepat dan efisien membuat Lakers sulit dibendung oleh Jazz yang sedang terpuruk.
Secara keseluruhan, Lakers mencatatkan akurasi field goal mencapai 55 persen angka yang menunjukkan efektivitas serangan mereka.
Tak hanya itu, dominasi juga terlihat di kuarter keempat, di mana Lakers mencetak 36 poin untuk memastikan kemenangan besar.
Selain LeBron, dua pemain yang mencuri perhatian adalah Rui Hachimura dan Deandre Ayton.
Keduanya sama-sama mencetak 22 poin dan menjadi top skor tim dalam laga ini.
Ayton tampil sangat komplet dengan tambahan 10 assist, menunjukkan kontribusi besar tidak hanya dalam mencetak angka tetapi juga dalam membangun permainan tim.
Sementara itu, Hachimura konsisten dengan penyelesaian akhir yang efisien sepanjang pertandingan.
Kemenangan ini sekaligus menegaskan dominasi Lakers atas Jazz musim ini.
Dari empat pertemuan di musim reguler 2025–2026, Lakers berhasil menyapu bersih semuanya.
Pada pertemuan sebelumnya, Luka Doncic menjadi bintang dengan performa luar biasa, termasuk mencetak 45 poin dalam satu pertandingan.
Konsistensi tersebut menjadi salah satu faktor penting yang membawa Lakers ke posisi empat besar.
Namun dalam laga terakhir ini, Doncic harus absen karena cedera hamstring.
Absennya juga diikuti oleh Austin Reaves yang mengalami cedera oblique.
Keduanya masih diragukan tampil di awal playoff.
Meski menang meyakinkan, Lakers tetap menghadapi tantangan besar jelang playoff.
Cedera yang dialami Doncic dan Reaves bisa menjadi faktor krusial dalam menghadapi Rockets yang dikenal memiliki permainan cepat dan agresif.
Jika kedua pemain tersebut tidak pulih tepat waktu, beban akan semakin besar bagi LeBron James dan pemain inti lainnya.
Kedalaman skuad Lakers akan benar-benar diuji di fase krusial ini.
Di sisi lain, musim 2025–2026 menjadi periode yang sulit bagi Utah Jazz.
Kekalahan dari Lakers memperpanjang catatan buruk mereka menjadi 11 kekalahan tandang beruntun di akhir musim.
Dengan rekor akhir 22-60, Jazz harus melakukan evaluasi besar-besaran untuk kembali kompetitif di musim mendatang.
Minimnya konsistensi dan pertahanan yang rapuh menjadi masalah utama sepanjang musim.
Dengan momentum kemenangan besar ini, Lakers datang ke playoff dengan kepercayaan diri tinggi.
Kombinasi pengalaman LeBron James dan kontribusi pemain seperti Hachimura serta Ayton menjadi modal penting.
Namun, keberhasilan mereka di playoff akan sangat bergantung pada kondisi pemain kunci, terutama Luka Doncic.
Jika sang bintang bisa kembali, Lakers berpotensi menjadi ancaman serius di Wilayah Barat.
Pertarungan melawan Houston Rockets diprediksi akan berlangsung sengit, mengingat kedua tim sama-sama memiliki kualitas dan ambisi besar untuk melangkah jauh di playoff NBA 2026.