Pemain NBA dari tim Los Angeles Lakers, Luka Doncic. dok/lukadoncic
SulawesiPos.com – Performa luar biasa Luka Doncic bersama Los Angeles Lakers justru berbanding terbalik dengan posisinya dalam perburuan Most Valuable Player (MVP) musim ini.
Meski tampil dominan dan konsisten mencetak angka tinggi, nama Doncic malah mengalami penurunan dalam ranking MVP terbaru yang dirilis NBA.
Dalam beberapa pekan terakhir, Lakers tampil impresif.
Mereka berhasil meraih 14 kemenangan dari 16 pertandingan, sekaligus mengukuhkan posisi di papan atas Wilayah Barat.
Performa tersebut tak lepas dari kontribusi besar Doncic.
Dalam 12 laga terakhir, ia selalu mencetak lebih dari 30 poin per gim dengan rata-rata hampir 40 poin.
Puncaknya terjadi saat Lakers mengalahkan Brooklyn Nets dengan skor 116-99.
Pada laga itu, Doncic tampil menggila dengan torehan 41 poin.
Secara keseluruhan musim ini, Luka mencatatkan rata-rata:
Statistik tersebut menempatkannya sebagai salah satu pemain paling dominan di liga saat ini.
Namun di tengah performa impresif tersebut, posisi Doncic dalam bursa MVP justru mengalami penurunan.
Ia dilaporkan turun dari posisi kedua ke peringkat keempat.
Saat ini, Doncic berada di bawah beberapa nama besar seperti:
Kondisi ini tentu memicu tanda tanya besar, mengingat kontribusi Doncic yang sangat signifikan terhadap performa timnya.
Situasi ini juga membuat Doncic angkat bicara.
Ia mengaku kebingungan dengan penurunan peringkat tersebut, meskipun performanya terus meningkat.
“Semakin saya bermain bagus, semakin rendah peringkat saya. Saya tak tahu lagi harus berbuat apa.”
Pernyataan tersebut langsung menjadi sorotan dan memicu reaksi luas dari penggemar NBA di seluruh dunia.
Penilaian MVP memang tidak hanya didasarkan pada statistik individu, tetapi juga mempertimbangkan berbagai aspek lain seperti:
Meski Lakers tampil solid, persaingan musim ini tergolong sangat ketat.
Nama-nama seperti Wembanyama, Gilgeous-Alexander, dan Jokic juga menunjukkan performa luar biasa.
Meski posisinya menurun, peluang Doncic untuk meraih gelar MVP masih terbuka lebar.
Dengan sisa musim yang masih berjalan, konsistensi akan menjadi kunci utama.
Jika mampu mempertahankan performa impresif sekaligus membawa Lakers finis di posisi teratas, bukan tidak mungkin Doncic kembali naik dalam peringkat MVP.
Satu hal yang pasti, persaingan MVP musim ini menjadi salah satu yang paling sengit dalam beberapa tahun terakhir di NBA.