Dengan sumber daya yang lebih terbatas, Haas F1 Team menjadikan musim 2026 sebagai momentum krusial. VF-26 bukan sekadar mobil baru, melainkan simbol ambisi tim Amerika untuk naik level di era baru Formula 1.
Overview
SulawesiPos.com — Ada banyak perubahan di Formula 1 tahun ini, seiring dengan diberlakukannya aturan baru radikal yang akan mengubah regulasi sasis dan mesin.
Menjelang balapan pembuka musim di Australia, tim-tim di seluruh grid kini telah memperkenalkan mobil balap mereka untuk musim 2026.
Perombakan besar tersebut bukan sekadar pembaruan kosmetik, melainkan transformasi menyeluruh terhadap DNA mobil F1 modern.
Berikut deretan mobil Formula 1 2026 yang siap bersaing di lintasan.
Pembalap: Fernando Alonso & Lance Stroll
Mobil Aston Martin AMR26 menjadi simbol ambisi besar Aston Martin F1 team dalam menyambut regulasi revolusioner Formula 1 musim 2026.
Pembalap: Valtteri Bottas & Sergio Perez
Kehadiran Cadillac Formula 1 Team menandai babak baru dalam globalisasi Formula 1. Jika proyek ini berhasil, bukan hanya prestasi di lintasan yang diraih, tetapi juga penguatan citra Amerika di ajang balap paling elit dunia.
Pembalap: Nico Hulkenberg & Gabriel Bortoleto
Sebagai tim yang baru sepenuhnya beroperasi di bawah identitas Audi Formula 1 Team, integrasi sasis dan power unit menjadi ujian utama. Pertanyaannya, apakah R26 mampu langsung bersaing atau membutuhkan waktu untuk beradaptasi di musim debutnya?
Pembalap: Pierre Gasly & Franco Colapinto
Musim perdana regulasi baru selalu menghadirkan kejutan. Jika Alpine F1 Team mampu memaksimalkan potensi A526 sejak awal, mereka berpeluang tampil sebagai kuda hitam dalam perebutan podium.
Pembalap: Carlos Sainz & Alexander Albon
Sebagai salah satu tim paling bersejarah di Formula 1, Williams Racing memandang regulasi 2026 sebagai peluang reset kompetitif menuju babak baru dalam perjalanan tim asal Inggris tersebut.
Pembalap: Esteban Ocon & Oliver Bearman
Pembalap: Liam Lawson & Arvid Lindblad
Racing Bulls F1 Team menargetkan konsistensi poin sebagai prioritas utama di era baru Formula 1. Melalui VCARB 03, mereka siap membuktikan diri bukan sekadar tim pengembang, melainkan penantang serius di grid 2026.
Pembalap: George Russell &, Andrea Kimi Antonelli
Sebagai salah satu tim tersukses di era hybrid, Mercedes-AMG Petronas Formula One Team memandang regulasi 2026 sebagai peluang memulai siklus dominasi baru, dengan harapan W17 mampu membawa mereka kembali ke barisan depan Formula 1.
Pembalap: Max Verstappen & Isack Hadjar
Sebagai tim yang konsisten di barisan terdepan dalam beberapa musim terakhir, Red Bull Racing tetap berambisi mempertahankan posisi terdepan dan statusnya sebagai tolok ukur performa di Formula 1.
Pembalap: Lewis Hamilton & Charles Leclerc
Scuderia Ferrari melihat regulasi 2026 sebagai momentum untuk mereset persaingan. Dengan warisan panjang dan ambisi besar, SF-26 menjadi simbol tekad Ferrari untuk kembali ke puncak Formula 1.
Pembalap: Lando Norris & Oscar Piastri