Overview
SulawesiPos.com – Bursa transfer MotoGP kembali memanas.
Aprilia Racing resmi mengamankan masa depan Marco Bezzecchi dengan kontrak baru berdurasi dua tahun, yang akan mengikat pembalap asal Italia tersebut hingga akhir musim 2027.
Namun, seperti sudah menjadi ciri khas pabrikan Noale, pengumuman ini jauh dari kesan formal.
Alih-alih konferensi pers konvensional, Aprilia memilih pendekatan kreatif lewat video teatrikal bertema pernikahan, yang menyimbolkan komitmen jangka panjang antara Bezzecchi dan tunggangan Aprilia RS-GP.
Video tersebut langsung menyita perhatian publik MotoGP dan menjadi perbincangan hangat di media sosial, memperkuat citra Aprilia sebagai pabrikan yang berani tampil berbeda.
Dengan bertahannya Bezzecchi, Aprilia kini mengantongi stabilitas jangka menengah yang sangat krusial dalam menyongsong perubahan regulasi besar MotoGP beberapa musim ke depan.
Kepastian kontrak ini sekaligus memupus spekulasi kepindahan Bezzecchi ke tim lain yang sempat berembus kencang di paddock.
Kombinasi talenta Italia dan motor Italia kini diproyeksikan menjadi ancaman serius bagi dominasi pabrikan mapan seperti Ducati dan KTM di musim-musim mendatang.
Antara MARCO dan ALBAROSA (Aprilia RS-GP)
MARCO dan ALBAROSA menyepakati sistem pembagian mutlak atas seluruh komponen dan hasil, meliputi namun tidak terbatas pada komponen mesin, suku cadang, peningkatan aerodinamika, pelek, ban, bahan bakar, pelumas, perangkat lunak, pembaruan teknis, serta seluruh hadiah dan bonus yang diperoleh dari lintasan balap.
MARCO berkomitmen memperlakukan ALBAROSA dengan ketelitian seorang ayah teladan, memastikan perawatan rutin maupun luar biasa sesuai rencana teknis yang telah disepakati bersama tim.
ALBAROSA, di sisi lain, berkewajiban mengeluarkan tenaga secara proporsional dengan putaran pergelangan tangan kanan MARCO, serta menghindari segala bentuk kecemburuan elektronik terhadap motor lain di grid MotoGP.
MARCO mengakui dan menerima kewajiban kesetiaan olahraga sepenuhnya kepada ALBAROSA, kembarannya, serta seluruh prototipe Aprilia Racing. Ketentuan ini tidak dapat ditafsirkan sebagai pelanggaran kesetiaan dalam bentuk apa pun.
Keputusan terkait pemilihan ban, set-up motor, strategi balapan, hingga manuver di lap terakhir akan diambil secara bersama-sama dengan menjunjung prinsip kewajaran, sportivitas, dan garis putih lintasan.
Apabila terjadi perbedaan pendapat di lintasan, keputusan MARCO akan diutamakan. Dalam kondisi tersebut, ALBAROSA diperkenankan menyampaikan ketidaksetujuan melalui getaran atau selip ringan, tanpa melampaui batas kontrol traksi.
Perjanjian ini berlaku sejak tanggal penandatanganan dan tetap efektif:
Bagi MARCO: selama ia masih ingin melaju di lintasan balap.
Bagi ALBAROSA: selama bahan bakar masih mengalir ke injektor.
Segala bentuk sengketa sangat tidak dianjurkan untuk dibawa ke pengadilan mana pun, baik di dunia nyata maupun dunia balap.
MARCO menyatakan telah memahami sepenuhnya setiap kekhasan ALBAROSA, termasuk namun tidak terbatas pada peta mesin, karakter pengereman, serta sifat akselerasi dalam berbagai kondisi lintasan.
Langkah marketing Aprilia dinilai brilian, engagement media sosial melonjak, pesan komitmen tersampaikan, dan fans Bezzecchi mendapat kepastian.