Overview
Lewis Hamilton (Ferrari) mencatatkan waktu tercepat pekan ini (1:16,348) menggunakan ban lunak di menit-menit akhir sesi Jumat.
Mercedes memegang keunggulan reliabilitas dengan jarak tempuh mesin tertinggi (total ~1.000 lap gabungan dengan tim pelanggan), unit tenaga mereka dianggap yang paling siap menghadapi regulasi 2026.
SulawesiPos.com, Barcelona – Peta persaingan Formula 1 musim 2026 mulai menunjukkan titik terang.
Di tengah transisi regulasi besar-besaran, Lewis Hamilton membuktikan bahwa adaptasinya dengan Scuderia Ferrari berjalan sangat agresif.
Pembalap asal Inggris tersebut sukses memuncaki tabel waktu pada hari penutup sesi shakedown di Circuit de Barcelona-Catalunya, Jumat (30/1).
Meski catatan waktu dalam sesi tidak resmi sering kali dianggap “abu-abu”, performa Hamilton di atas ban kompon lunak (soft) mengirimkan pesan serius kepada para rival.
Setelah Charles Leclerc tampil dominan di sesi pagi dengan catatan waktu 1:16,653, Hamilton mengambil alih kemudi di sore hari dan mempertajam rekor pekan ini menjadi 1:16,348.
Hasil ini sekaligus menggeser George Russell yang sebelumnya sempat memimpin.
Kombinasi Hamilton-Leclerc menunjukkan bahwa jet darat dari Maranello memiliki basis kecepatan yang sangat kompetitif sejak awal tahun.
Walaupun Hamilton tercepat, Mercedes sebagai tim tetap memegang predikat “raja daya tahan”.
Pabrikan asal Jerman ini mencatatkan jarak tempuh luar biasa, melampaui 500 lap hanya dalam tiga hari.
Jika digabungkan dengan tim pelanggan seperti McLaren dan Alpine, unit tenaga (Power Unit) Mercedes telah melahap total sekitar 1.000 putaran.
Andrea Kimi Antonelli bahkan sukses mengeksekusi simulasi balap penuh, sebuah pencapaian langka di tahap awal pengembangan mobil baru.
Lando Norris dan Oscar Piastri menunjukkan performa yang stabil.
Setelah sempat terkendala masalah teknis pada hari sebelumnya, Piastri mengaku mulai menemukan ritme mobil yang sebenarnya.
Di sisi lain, Red Bull Ford akhirnya kembali ke lintasan bersama Max Verstappen setelah absen sejak insiden Isack Hadjar pada hari Selasa.
Meski hanya menempati posisi menengah, fokus tim juara bertahan ini diyakini lebih kepada pengumpulan data sistem hibrida baru mereka.
Salah satu pusat perhatian di pitlane adalah penampakan Aston Martin.
Di bawah arahan teknis Adrian Newey, mobil yang dikendarai Fernando Alonso tampil dengan desain sidepod dan penutup mesin yang sangat berani.
Walaupun Lance Stroll sempat memicu bendera merah pada Kamis, Alonso berhasil menutup sesi Jumat dengan 49 lap tanpa kendala berarti.