Categories: Sport

KTM Turunkan Empat Motor Identik di MotoGP 2026, Era Baru Usai Krisis

Overview

  • KTM menghadirkan empat motor RC16 identik untuk seluruh pembalapnya di MotoGP 2026 sebagai simbol kebangkitan pasca-krisis finansial.
  • Dengan struktur tim yang berubah, kepergian Pedro Acosta di depan mata, dan target menyalip Aprilia, musim ini menjadi titik krusial bagi masa depan pabrikan Austria tersebut.

SulawesiPos.com — KTM membuat langkah simbolis namun krusial jelang MotoGP 2026.

Pabrikan asal Austria itu resmi menurunkan empat motor RC16 dengan spesifikasi identik untuk seluruh pembalap tim pabrikan dan satelitnya, sebagai penanda era baru setelah melewati badai finansial yang hampir menenggelamkan proyek mereka di kelas premier.

Keputusan ini menjadi sinyal kuat bahwa KTM benar-benar ingin menutup bab kelam krisis keuangan 2025 dan kembali fokus pada performa lintasan.

Dukungan investor anyar serta masuknya Bajaj sebagai pemilik mayoritas telah mengembalikan stabilitas internal, memungkinkan KTM menjalankan musim transisi 2026 dengan lebih percaya diri.

Dalam peluncuran daring pada Selasa (27/1/2026), KTM memperlihatkan bahwa Pedro Acosta dan Brad Binder (tim pabrikan), bersama Maverick Vinales dan Enea Bastianini (Tech3 KTM), akan menggunakan motor dengan basis teknis yang sepenuhnya sama.

Langkah ini menegaskan filosofi “equal machinery” yang selama ini hanya konsisten diterapkan Ducati.

Bagi KTM, keseragaman spesifikasi menjadi fondasi penting untuk memaksimalkan data, mempercepat pengembangan, dan menjaga daya saing di tengah perubahan besar regulasi MotoGP yang akan berlaku pada 2027.

Musim 2026 juga menandai perubahan besar di tubuh Tech3.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, tim satelit tersebut tampil tanpa figur ikonik Hervé Poncharal, setelah kepemilikan tim beralih ke konsorsium investor yang dipimpin mantan bos F1, Guenther Steiner.

Meski demikian, kolaborasi Tech3–KTM masih berlanjut hingga akhir musim 2026, sebelum terjadi perombakan struktur grid pada 2027, di mana KTM hanya akan mengoperasikan dua motor resmi.

Di balik stabilitas yang mulai terbentuk, KTM sudah bersiap menghadapi kenyataan pahit: Pedro Acosta dipastikan tidak akan bertahan untuk 2027, seiring kesepakatan yang hampir rampung dengan Ducati.

Kondisi ini memaksa manajemen Mattighofen menyusun ulang strategi jangka menengah.

Brad Binder diproyeksikan tetap menjadi pilar utama tim resmi, sementara Maverick Vinales disiapkan sebagai pusat pengembangan motor generasi baru, didukung penguji berpengalaman Pol Espargaro dan Dani Pedrosa.

Dengan Ducati masih menjadi tolok ukur utama, target realistis KTM musim ini adalah menyalip Aprilia sebagai pabrikan terbaik kedua di MotoGP.

Musim lalu, Aprilia unggul 46 poin atas KTM di klasemen konstruktor.

Selisih yang sama juga memisahkan Marco Bezzecchi dan Pedro Acosta di klasemen pembalap.

Angka itu kini menjadi patokan internal KTM untuk dikejar dan dilampaui.

Di klasemen tim, KTM menempati posisi keempat, tepat di belakang tiga tim Ducati dan unggul atas tim pabrikan Aprilia—sebuah modal psikologis yang ingin dimaksimalkan pada 2026.

Bagi KTM, MotoGP 2026 bukan sekadar tahun transisi.

Ini adalah musim penentuan, apakah mereka mampu bertahan sebagai kekuatan utama saat regulasi baru berlaku, atau justru harus merelakan ambisi jangka panjangnya di kelas tertinggi.

Dengan empat motor identik, struktur yang lebih ramping, dan fokus penuh pada pengembangan RC16 generasi 2027, KTM berharap musim ini menjadi pijakan terakhir sebelum melompat lebih jauh—bukan mundur.

Kristio D. Reski

Share
Published by
Kristio D. Reski
Tags: Enea Bastianini KTM MotoGP 2026 KTM RC16 Maverick Vinales MotoGP 2026 KTM Pedro Acosta KTM Tech3 KTM