Categories: Sport

Era Baru V4 Dimulai: Pertaruhan Habis-habisan Yamaha Demi Ikat Fabio Quartararo

Overview

  • Yamaha resmi memperkenalkan YZR-M1 2026 di Jakarta dengan perubahan radikal pada sektor dapur pacu (V4).
  • Selain perubahan teknis, peluncuran ini menjadi momentum krusial bagi Yamaha untuk membuktikan komitmennya kepada Fabio Quartararo agar sang juara dunia 2021 tersebut tidak hengkang ke pabrikan rival pada musim depan.

SulawesiPos.com, JAKARTA – Genderang perang MotoGP 2026 resmi ditabuh di Jakarta.

Yamaha Factory Racing melakukan langkah berani dengan memperkenalkan senjata terbaru mereka, YZR-M1 yang kini menggendong mesin V4, di hadapan publik Indonesia pada Rabu (21/1/2026).

Peluncuran ini bukan sekadar seremoni estetika.

Di balik livery biru-hitam yang tampak makin tajam, tersimpan ambisi besar pabrikan Iwata untuk keluar dari keterpurukan Grup D Konsesi sekaligus memutus tren negatif yang menghantui mereka dalam beberapa musim terakhir.

Transisi dari mesin Inline-4 ke V4 merupakan sejarah besar bagi Yamaha.

Langkah ini diambil setelah rentetan kritik pedas dari Fabio Quartararo terkait top speed.

Dalam peluncuran tersebut, “El Diablo” memberikan impresi positif meski tetap bersikap realistis.

“Tampilan motor ini unik dan keren, tapi fokus utama saya adalah kecepatan. Kami tahu ini proyek panjang, tapi saya akan menekan limit motor ini sejak tes Sepang nanti,” tegas Quartararo.

Senada dengan sang rekan, Alex Rins menyoroti detail visual baru yang menurutnya memberikan energi positif.

“Desain bagian depannya sangat artistik dengan sentuhan garis putih. Ini terlihat sangat fresh. Namun, pembuktian sebenarnya ada pada tenaga motor ini di lintasan,” ungkap pembalap bernomor 42 tersebut.

Kehadiran petinggi seperti Paolo Pavesio dan duo rider anyar dari tim satelit Pramac Racing, termasuk Toprak Razgatlioglu, menunjukkan bahwa Yamaha sedang membangun ekosistem yang solid.

Namun, bayang-bayang bursa transfer tetap menjadi ancaman nyata.

Dengan kontrak yang mulai memasuki masa krusial, Yamaha sadar bahwa performa mesin V4 adalah satu-satunya cara untuk meyakinkan Quartararo tetap bertahan.

Musim lalu, pembalap Prancis itu menjadi tulang punggung tunggal dengan torehan 201 poin, jauh melampaui kontribusi pembalap Yamaha lainnya.

Data Performa Yamaha Musim Lalu, peringkat Klasemen Quartararo 9, kontribusi Poin Quartararo, 74.7% dari Total Tim.

Mesin V4 ini sebelumnya telah melalui serangkaian tes privat oleh Augusto Fernandez.

Kini, beban pembuktian beralih ke pundak Quartararo dan Rins dalam tes resmi di Sepang dua pekan mendatang.

Jika mesin baru ini gagal memberikan lonjakan performa instan, Yamaha berisiko kehilangan ujung tombak mereka di pasar pembalap yang kian memanas.

Kristio D. Reski

Share
Published by
Kristio D. Reski
Tags: Alex Rins Fabio Quartararo MotoGP 2026 Yamaha Factory Racing