Bangkit Usai Musim Terburuk, Bagnaia Pasang Target Balas Dendam di MotoGP 2026

Ia sadar bahwa saat berada dalam performa terbaik, ia masih salah satu pembalap paling berbahaya di grid.

“Ketika saya kompetitif, saya bisa memimpin balapan. Kami hanya perlu menemukan kembali performa itu,” ucapnya.

Tak ada janji muluk. Bagnaia hanya ingin satu hal: tampil jauh lebih baik dari musim lalu.

Ia bahkan menyebut ingin kembali membuat hidup Marc Márquez “lebih sulit” di lintasan.

Pernyataan itu menjadi sinyal jelas: Bagnaia belum habis.

MotoGP 2026 akan menjadi musim pembuktian — apakah Pecco masih layak disebut raja Ducati, atau justru mulai tergeser oleh generasi baru.

BACA JUGA: 
Fabio Quartararo Dikabarkan Merapat ke Honda untuk MotoGP 2027–2028

Ia sadar bahwa saat berada dalam performa terbaik, ia masih salah satu pembalap paling berbahaya di grid.

“Ketika saya kompetitif, saya bisa memimpin balapan. Kami hanya perlu menemukan kembali performa itu,” ucapnya.

Tak ada janji muluk. Bagnaia hanya ingin satu hal: tampil jauh lebih baik dari musim lalu.

Ia bahkan menyebut ingin kembali membuat hidup Marc Márquez “lebih sulit” di lintasan.

Pernyataan itu menjadi sinyal jelas: Bagnaia belum habis.

MotoGP 2026 akan menjadi musim pembuktian — apakah Pecco masih layak disebut raja Ducati, atau justru mulai tergeser oleh generasi baru.

BACA JUGA: 
Sinergi Mantan Rival: Misi Jorge Lorenzo Membongkar Potensi Terpendam Vinales

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru