Overview
SulawesiPos.com, Maranello – Riccardo Adami resmi melepaskan tanggung jawabnya sebagai insinyur balap Lewis Hamilton di Scuderia Ferrari.
Insinyur asal Italia tersebut kini akan menjalani peran baru dengan fokus pada pengembangan program pembalap muda tim Formula 1 Kuda Jingkrak.
Adami, yang sebelumnya menjadi insinyur balap bagi Sebastian Vettel dan Carlos Sainz selama membela Ferrari, akan bertugas mengawasi pengujian mobil-mobil generasi lama yang digunakan oleh Ferrari Driver Academy.
Dengan peran barunya ini, Adami tidak lagi terlibat langsung dalam aktivitas di lintasan Formula 1.
Pada musim debut Lewis Hamilton bersama Ferrari, Adami sempat dipasangkan sebagai insinyur balap utama.
Namun, kemitraan tersebut kerap menjadi sorotan publik setelah beberapa momen komunikasi melalui radio tim terdengar kurang mulus dalam siaran global Formula 1.
Meski demikian, Hamilton dan Adami sempat mencatatkan kesuksesan awal dengan kemenangan pada Sprint Race GP Cina.
Namun, perjalanan musim juara dunia tujuh kali itu kemudian diwarnai hasil yang kurang konsisten, termasuk serangkaian kegagalan menembus Q2 akibat eliminasi di sesi kualifikasi Q1.
Belakangan, muncul spekulasi bahwa hubungan kerja antara Hamilton dan Adami dinilai belum memiliki ikatan kuat akibat ketegangan yang sesekali terdengar lewat radio.
Isu tersebut telah dibantah baik oleh pihak pembalap maupun tim.
Dalam pernyataan resminya, Ferrari menegaskan bahwa perubahan peran Adami merupakan bagian dari strategi jangka panjang tim.
“Scuderia Ferrari HP mengumumkan bahwa Riccardo Adami telah pindah ke peran baru di dalam Scuderia Ferrari Driver Academy sebagai Manajer Akademi Pembalap dan Test Previous Car Scuderia Ferrari, di mana pengalaman treknya yang luas dan keahlian Formula 1-nya akan berkontribusi pada pengembangan talenta masa depan dan penguatan budaya kinerja di seluruh program,” demikian pernyataan Ferrari.
Dengan langkah ini, Ferrari berharap pengalaman panjang Adami di Formula 1 dapat dimaksimalkan untuk mencetak pembalap masa depan, sekaligus memperkuat fondasi tim dalam jangka panjang.