Lionel Messi dalam laga terakhirnya bersama Timnas Argentina setelah menghadapi Benin di Estadio Monumental, Buenos Aires. Lionel Messi menutup karier internasional bersama Argentina dengan 208 penampilan, 126 gol dan 70 assist. Ia juga mengoleksi 21 gol di Piala
SulawesiPos.com – Lionel Messi menutup karier internasionalnya bersama Timnas Argentina dengan penampilan istimewa.
Ia mencetak satu gol dan menyumbangkan dua assist saat Argentina mengalahkan Benin 3-0 di Estadio Monumental, Buenos Aires, Rabu pagi (7/10/2026) WITA.
Pertandingan tersebut menjadi penampilan ke-208 sekaligus laga terakhir Messi bersama Albiceleste setelah 21 tahun membela tim nasional. Ia menutup kiprahnya dengan catatan 126 gol dan 70 assist.
Messi terlibat langsung dalam seluruh gol Argentina. Ia mengirim umpan dari sepak pojok yang disundul Nicolás Otamendi untuk membuka keunggulan pada menit ke-48.
Pada menit ke-61, Messi kembali memberikan assist, kali ini untuk Nico Paz yang menggandakan keunggulan Argentina. Sang kapten kemudian mencetak gol ketiga melalui eksekusi penalti pada menit ke-71.
Berdasarkan catatan Inter Miami, Messi menjadi pemegang rekor penampilan, gol, dan assist terbanyak dalam sejarah Timnas Argentina.
Sebelum pertandingan, Messi menyampaikan pesan perpisahan melalui sebuah video dengan mengenakan seragam khusus Argentina.
“Saya pergi dengan damai. Saya telah memberikan segalanya,” kata Messi, dikutip Cadena 3.
Ia juga menggambarkan arti seragam Argentina dalam perjalanan kariernya selama lebih dari dua dekade.
“Jersey ini adalah impian saya, kebanggaan saya, dan hidup saya,” ujarnya.
Messi kemudian menyampaikan rasa terima kasih kepada para suporter yang terus memberikan dukungan selama membela Albiceleste.
“Terima kasih karena sangat menyayangi saya. Saya akan merindukan kalian,” kata Messi.
Pelatih Argentina Lionel Scaloni turut emosional setelah pertandingan. Ia mengaku beruntung mendapat kesempatan melatih Messi dan menjadi bagian dari perjalanan sang megabintang bersama tim nasional.
“Tidak akan ada yang seperti dia,” ujar Scaloni dalam konferensi pers, dikutip Cadena 3.
Scaloni menyebut melatih Messi sebagai sebuah mimpi. Menurutnya, sang kapten telah meninggalkan warisan besar yang sulit digantikan dalam sejarah sepak bola Argentina.
Selama membela tim senior, Messi mempersembahkan empat trofi utama, yakni Copa América 2021, Finalissima 2022, Piala Dunia 2022, dan Copa América 2024.
Ia juga tampil dalam sembilan final bersama Argentina dan menjadi bagian penting dari generasi yang mengakhiri penantian panjang negaranya untuk kembali menjuarai Piala Dunia.
Kini, Messi resmi mengakhiri kiprahnya di level internasional dengan sederet rekor dan empat gelar utama bersama Argentina.
Namun, karier sepak bolanya belum berakhir. Pemain berusia 39 tahun itu masih aktif memperkuat Inter Miami CF di kompetisi Major League Soccer (MLS).