Categories: Sepakbola

Final ASEAN Cup 2026: Indonesia Buru Trofi Pertama Setelah 35 Tahun, Thailand Jadi Batu Sandungan

SulawesiPos.com – Timnas Indonesia memburu trofi senior pertama setelah 35 tahun ketika menghadapi Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) pukul 21.00 WITA / 20.00 WIB.

Laga ini juga menjadi kesempatan Garuda mematahkan rekor buruk melawan Gajah Perang, yang belum mampu dikalahkan Indonesia dalam 10 tahun terakhir.

Penantian gelar dan catatan buruk tersebut membuat final ini menjadi ujian terbesar generasi baru Indonesia.

Skuad Garuda harus melewati Thailand, tim yang selama bertahun-tahun kerap mengakhiri harapan Indonesia di kompetisi Asia Tenggara.

Indonesia melaju ke final setelah menang 9-2 atas Bangladesh pada laga terakhir Grup A.

Mitchell Baker mencetak lima gol dalam pertandingan itu, sementara Garuda mengamankan posisi puncak grup dengan tujuh poin dan keunggulan produktivitas atas Malaysia.

Thailand menjadi juara Grup B dengan enam poin. The War Elephants mengunci tiket final setelah melewati persaingan grup yang juga diikuti Vietnam, Filipina, dan Pakistan.

Rekor Thailand Masih Menjadi Tantangan

Dalam 10 tahun terakhir, Indonesia belum pernah menang atas Thailand pada pertandingan senior.

Dari 11 pertemuan dalam rentang tersebut, Thailand meraih empat kemenangan dan tujuh laga berakhir imbang.

Kemenangan terakhir Indonesia terjadi pada leg pertama final Piala AFF 2016.

Saat itu Garuda menang 2-1 di Stadion Pakansari, tetapi Thailand membalikkan keadaan melalui kemenangan 2-0 pada leg kedua di kandang sendiri dan merebut gelar.

Secara keseluruhan, kedua tim telah bertemu 78 kali.

Indonesia mencatat 25 kemenangan, Thailand unggul dengan 37 kemenangan, sedangkan 16 pertandingan lainnya berakhir imbang.

Rekor itu menjelaskan mengapa Thailand dipandang sebagai momok bagi Indonesia.

Namun, final FIFA ASEAN Cup 2026 mempertemukan kedua tim dalam kompetisi baru, dengan skuad dan pelatih yang berbeda dari pertemuan-pertemuan sebelumnya.

Herdman Minta Garuda Menulis Sejarah

Pelatih Indonesia John Herdman menyebut timnya masih memiliki pekerjaan besar setelah menembus final.

Ia meminta pemain memulihkan kondisi dan kembali fokus menghadapi Thailand.

“Kami punya trofi pertama untuk dikejar dan mengukir sejarah, serta terus membuat negara ini bangga,” ujar Herdman, dikutip detikSport.

Herdman mengatakan Indonesia baru menyelesaikan satu tahap setelah lolos dari Grup A.

Menurut dia, tiket final belum berarti tugas Garuda selesai.

“Satu langkah telah kami ambil dan kami punya langkah lebih besar yang harus dihadapi dalam dua, tiga hari ke depan,” katanya.

Ia juga mengapresiasi perjuangan pemain ketika Indonesia mengalahkan Bangladesh.

Pesta gol itu menjadi modal produktivitas, tetapi tidak menghapus tantangan yang menanti pada partai puncak.

“Jadi, langkah selanjutnya: pemulihan, segarkan kembali pikiran, dan bertarung lagi,” tutur Herdman.

Final Indonesia melawan Thailand menjadi kesempatan bagi generasi baru Garuda untuk mengakhiri penantian 35 tahun sekaligus meruntuhkan dominasi lawan yang belum mereka kalahkan dalam satu dekade terakhir.

Hasil pertandingan di SUGBK akan menentukan apakah misi tersebut berujung pada trofi pertama atau kembali tertunda.

Kristio D. Reski

Share
Published by
Kristio D. Reski
Tags: FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand John Herdman SUGBK Thailand Timnas Indonesia