AS Roma dan Inter Milan bermain imbang 2-2 dalam duel papan atas Serie A 2026/2027 di Stadion Olimpico, Minggu (20/9/2026) dini hari Wita. Roma unggul dua gol lewat brace Manu Kone, tetapi Lautaro Martinez membalas dengan dua gol untuk menyelamatkan Inter. dok/inter
SulawesiPos.com – AS Roma dan Inter Milan bermain imbang 2-2 dalam duel papan atas Serie A 2026/2027 di Stadion Olimpico, Minggu (20/9/2026) dini hari Wita.
Roma sempat unggul dua gol melalui Manu Kone, tetapi Inter bangkit setelah jeda dan menyamakan skor lewat brace Lautaro Martinez.
Hasil ini membuat kedua tim tetap belum terkalahkan setelah lima pertandingan.
Roma berada di puncak klasemen dengan 13 poin dan selisih gol +11, sedangkan Inter menempati posisi kedua dengan jumlah poin sama dan selisih gol +7.
Roma langsung menekan sejak awal pertandingan.
Kone membuka keunggulan setelah menerima rangkaian umpan dari Paulo Dybala dan Nahuel Molina.
Gelandang asal Prancis itu kemudian mencetak gol keduanya pada babak pertama.
Gol tersebut sempat diperiksa melalui VAR sebelum akhirnya disahkan.
Inter memperkecil ketertinggalan hanya beberapa saat setelah babak kedua dimulai.
Lautaro Martinez menyelesaikan umpan Marcus Thuram untuk mengubah skor menjadi 2-1.
Kapten Inter itu kemudian mencetak gol keduanya setelah memanfaatkan kemelut di dalam kotak penalti.
Lautaro mengontrol bola sebelum melepaskan tembakan yang membuat kiper Roma Mile Svilar kembali kebobolan.
Inter nyaris berbalik unggul pada akhir laga melalui Marcus Thuram, tetapi penyelesaiannya melebar.
Skor 2-2 bertahan hingga pertandingan selesai.
Pelatih Roma Gian Piero Gasperini menilai kedua tim sebenarnya memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan.
Ia tetap mengapresiasi respons Roma setelah Inter menyamakan kedudukan.
“Saya pikir pertandingan ini bisa dimenangi kedua tim. Inter selalu bisa mencetak gol, tetapi kami tidak menyerah. Pertandingan ini harus memberi kami kepuasan dan kesadaran,” kata Gasperini kepada DAZN.
Gasperini mengakui Roma sempat melakukan kesalahan saat memulai babak kedua.
Namun, ia menilai timnya tetap berusaha memenangkan pertandingan meski menghadapi tekanan Inter.
“Kami harus sangat puas. Bahkan dalam kesulitan, Roma selalu berada dalam pertandingan dan terus berusaha menang,” ujarnya.
Matias Soulé mengaku kecewa karena Roma gagal mempertahankan keunggulan, tetapi ia menyebut hasil tersebut tetap penting bagi perkembangan tim.
“Saya lelah, tetapi juga sedikit kecewa. Kami unggul 2-0 dan sayangnya mereka menyamakan kedudukan. Kami tidak boleh patah semangat,” kata Soulé.