Barcelona mengalahkan Levante 4-2 lewat dua gol Lamine Yamal serta gol Xavi Espart dan Karim Adeyemi pada pekan kelima La Liga di Stadion Ciutat de València, Minggu (13/9/2026) malam Wita. dok/barcelona
SulawesiPos.com – Barcelona mengalahkan Levante 4-2 pada pekan kelima La Liga di Stadion Ciutat de València, Minggu (13/9/2026) malam Wita.
Lamine Yamal mencetak dua gol setelah Xavi Espart membuka keunggulan, lalu Karim Adeyemi memastikan kemenangan ketika tuan rumah sempat memangkas selisih melalui Iván Romero dan Roger Brugué.
Barcelona langsung mencetak gol melalui tembakan pertamanya pada menit kelima.
Espart bergerak dari sisi kiri, menusuk ke depan, lalu melepaskan sepakan kaki kanan yang melewati kerumunan pemain dan mengecoh kiper Mathew Ryan.
Gol itu menjadi gol pertama Espart untuk tim utama Barcelona.
Pemain muda tersebut diturunkan sebagai bek kiri ketika Hansi Flick merotasi susunan pemain setelah kemenangan 5-1 atas Feyenoord di Liga Champions.
Barcelona menggandakan keunggulan pada menit ke-19.
Raphinha lolos, melewati Ryan, kemudian mengirim umpan tarik yang disambar Yamal ke bagian atas gawang.
Levante berusaha merespons melalui Roger Brugué, Adrián de la Fuente, dan Jon Ander Olasagasti, tetapi Joan García serta lini belakang Barcelona menjaga skor 2-0 hingga jeda.
Yamal kembali mencetak gol pada menit ke-48 setelah Aïssa Mandi menjatuhkannya di kotak penalti.
Pemain berusia 19 tahun itu mengeksekusi sendiri tendangan penalti dan membawa Barcelona unggul 3-0.
Dua gol tersebut membuat Yamal mengoleksi enam gol di La Liga musim ini.
Ia kemudian digantikan Dani Olmo pada menit ke-66 ketika Barcelona mulai mengatur tenaga.
Levante hampir memperkecil ketertinggalan sebelum satu jam pertandingan.
Iván Romero mendapatkan bola di depan gawang setelah Víctor García mengecoh Joan García, tetapi Andreas Christensen menggagalkan peluang tersebut di garis gawang.
Romero akhirnya mencetak gol pada menit ke-79.
Ia memanfaatkan kesalahan dalam proses membangun serangan Barcelona, melewati Joan García, dan mendorong bola ke gawang kosong.
Tekanan tuan rumah kembali menghasilkan gol pada menit ke-88.
Brugué mencetak gol dari serangan balik setelah tembakan pertamanya ditepis Joan García, membuat skor berubah menjadi 2-3 dan pertandingan kembali terbuka.
Harapan Levante menyamakan kedudukan berakhir pada menit 90+3.
Adeyemi menggiring bola ke kotak penalti dan melepaskan tembakan kaki kanan ke sudut bawah untuk mengunci kemenangan Barcelona 4-2.
Kemenangan itu memperpanjang catatan sempurna Barcelona menjadi lima kemenangan dari lima laga La Liga.
Blaugrana mengoleksi 15 poin dan kembali unggul tiga angka atas Real Madrid di puncak klasemen.
Sebelum pertandingan, Flick memperingatkan para pemain Barcelona bahwa awal musim yang sempurna dapat berubah apabila intensitas dan fokus menurun.
“Kami tahu dalam sepak bola keadaan dapat berubah sangat cepat. Saya senang kami menikmati situasi saat ini. Jika kami mengubah sikap ini, kami akan bergerak ke arah yang salah dan itu tidak kami inginkan,” kata Flick.
Peringatan itu terlihat relevan ketika Barcelona kehilangan kontrol pada 15 menit terakhir dan kebobolan dua gol.
Adeyemi kemudian meredakan tekanan lewat gol keempat pada masa tambahan waktu.
Flick juga menekankan bahwa kualitas individu harus berjalan bersama kerja kolektif pada setiap pertandingan.
“Kami sangat senang dapat bermain pada level ini, tetapi kami tahu harus menunjukkannya dalam setiap pertandingan,” ujarnya.
“Kami tahu memiliki kualitas besar, tetapi ada juga hal-hal penting yang kami lakukan ketika menjaga intensitas tetap tinggi, fokus, dan aktif,” lanjut Flick.
Pelatih Levante Luís Castro sebelumnya mengakui Barcelona sebagai salah satu tim terbaik dunia.
Namun, ia meminta para pemainnya memasuki laga tanpa rasa gentar dan mempertahankan konsentrasi sepanjang pertandingan.
“Kami tahu mereka adalah salah satu tim terbaik di dunia, tetapi kami bermain di liga yang sama. Kami harus berada pada level terbaik, dengan konsentrasi maksimal, dan mencoba menyakiti mereka di bagian yang memungkinkan,” kata Castro.
“Pertandingan dimulai 0-0, sebelas melawan sebelas, dan kami akan memberikan yang terbaik seperti yang kami lakukan dalam setiap pertandingan,” lanjutnya.
Levante tidak memperoleh poin, tetapi dua gol pada fase akhir membuat Barcelona harus bekerja sampai masa tambahan waktu.
Kekalahan itu juga menghentikan catatan delapan pertandingan kandang tanpa kalah milik Granotas.
Castro telah meminta timnya mempertahankan usaha hingga peluit akhir dan menggunakan dukungan publik Ciutat de València sebagai tenaga tambahan.
“Anda harus memainkan pertandingan dengan memberikan yang terbaik, berada pada kondisi seratus persen selama 90 menit ditambah waktu tambahan, dan mencoba memberi satu kegembiraan lagi kepada pendukung kami di stadion,” ujarnya.