Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin berpidato di hadapan suporter PSM Makassar di PSM Fest 2026.
SulawesiPos.com — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri gelaran PSM Fest 2026 yang berlangsung meriah di Pantai Indah Bosowa, Minggu (30/8/2026) malam.
Acara ini menjadi panggung resmi peluncuran skuad dan jersei anyar PSM Makassar untuk mengarungi kompetisi musim 2026/2027 dengan menggandeng apparel kelas dunia, Adidas.
Di hadapan ribuan suporter yang memadati pesisir pantai, pria yang akrab disapa Appi tersebut memberikan pidato emosional dan membakar semangat suporter Tim Juku Eja.
Salah satu poin utama yang ia tegaskan adalah kepastian kelanjutan proyek pembangunan stadion baru di Kota Makassar.
Appi memastikan proses administrasi pembangunan infrastruktur sepak bola tersebut berjalan sesuai koridor hukum demi menjaga akuntabilitas anggaran negara.
”Akhir bulan ini, pemenang tender pembangunan stadion sudah akan diumumkan! Membangun stadion itu bukan seperti menggoreng pisang goreng,” tegas Appi di hadapan ribuan suporter.
Appi juga menegaskan proyek pembangunan stadion harus tetap hati-hati dan tidak terburu-buru.
“Ada uang negara yang dipakai di dalamnya yang harus dipertanggungjawabkan. Jangan gara-gara stadion kita ditangkap. Enak maki kita di luar ki, kita ini di dalamki,” tambah Appi.
Ia menekankan komitmennya untuk merealisasikan markas bagi tim berjuluk Pasukan Ramang tersebut dalam kurun waktu dua tahun ke depan.
”Janji saya adalah utang saya. Janji itu insya Allah segera akan saya tunaikan, seperti saya berjanji untuk membawa PSM juara di Liga Indonesia! Laki-laki bicaranya yang dipegang! Orang Makassar bicaranya yang dipegang! Punna stangnga-tangngako!” serunya disambut riuh para pendukung.
Selain persoalan markas, Wali Kota Makassar juga menitipkan pesan motivasi kepada seluruh pemain dan jajaran ofisial agar tampil habis-habisan di musim baru. Menurutnya, PSM bukan sekadar klub sepak bola, melainkan representasi martabat masyarakat Sulawesi Selatan.
”Kalian adalah harga diri warga Kota Makassar! Kalian adalah harga diri orang Sulawesi Selatan! Tunjukkanlah permainan yang terbaik, berikanlah prestasi yang terbaik. Warga Kota Makassar tidak meminta apa-apa selain piala yang bisa kembali ke kota ini,” tuturnya menutup pidato yang diakhiri dengan pekikan lantang “Ewako!”.