Franco Baresi saat membela AC Milan. dok/ist
SulawesiPos.com – Dunia sepak bola internasional dirundung duka mendalam. Legenda terbesar AC Milan dan tim nasional Italia, Franco Baresi, meninggal dunia pada usia 66 tahun pada Jumat, 31 Juli 2026.
Kabar duka ini diumumkan secara resmi oleh manajemen AC Milan setelah Baresi berjuang melawan penyakit nodul paru-paru yang dideritanya sejak tahun 2025.
Pengumuman resmi ini memupus rumor palsu mengenai kematiannya yang sempat beredar dua hari sebelumnya.
Dunia kini kehilangan salah satu bek dan sweeper (libero) terbaik yang pernah ada dalam sejarah lapangan hijau.
Baresi dikenal sebagai simbol kesetiaan mutlak (one-club man). Ia memilih bertahan membela Rossoneri meskipun klub asal kota Milano tersebut sempat dua kali tergradasi ke Serie B pada awal era 1980-an.
Bersama Paolo Maldini, Alessandro Costacurta, dan Mauro Tassotti, Baresi mengomandoi barisan pertahanan legendaris yang membawa AC Milan mencatatkan rekor tak terkalahkan dalam 58 pertandingan beruntun di Serie A di bawah asuhan Fabio Capello.
Skuad ini dikenang abadi dengan julukan “Gli Invincibili” (The Invincibles).
Sebagai bentuk penghormatan tertinggi atas pengabdiannya, nomor punggung 6 miliknya dipensiunkan selamanya oleh klub.
Selama dua dekade berkarier di tingkat teratas, Baresi berhasil mengumpulkan berbagai trofi dan pencapaian bergengsi:
Baresi secara spektakuler mampu tampil penuh selama 120 menit melawan Brasil, hanya 25 hari setelah ia menjalani operasi lutut akibat cedera meniskus.
Aksi tersebut menjadi bukti ketangguhan fisik dan jiwa kepemimpinan luar biasa yang menginspirasi generasi pesepak bola dunia hingga hari ini.