Pemain PSM Makassar mengikuti latihan perdana di Stadion Kalegowa saat persiapan awal musim 2026/2027.
SulawesiPos.com – Darije Kalezic langsung membuka babak baru PSM Makassar dengan memberi ruang kepada enam pemain Akademi PSM U-20 pada latihan perdana tim di Stadion Kalegowa, Kabupaten Gowa, Senin sore, 20 Juli 2026.
Momen itu menjadi penanda awal persiapan Juku Eja menuju musim kompetisi 2026/2027 sekaligus memperlihatkan bahwa regenerasi pemain ikut masuk dalam agenda pramusim.
Sebanyak 26 pemain mengikuti sesi perdana tersebut.
Enam di antaranya datang dari akademi, yakni Marselino, Jamil, Muh Hendra, Muh Fahrul, Jonathan, dan Fatihul.
Mereka melebur bersama pemain senior dan sejumlah rekrutan anyar yang mulai disiapkan untuk kebutuhan tim musim baru.
Empat nama dari akademi ditempatkan di sektor pertahanan, yaitu Marselino, Jamil, Jonathan, dan Fatihul.
Sementara Muh Hendra serta Muh Fahrul mengisi area lini tengah.
Kesempatan ini memberi sinyal bahwa pemain muda tidak hanya dipanggil untuk melengkapi sesi latihan, tetapi juga mulai diuji dalam kerangka tim utama sejak hari pertama.
“Saya bahagia bisa melatih PSM lagi. Saya melihat PSM tidak tampil sesuai dengan harapan, tidak sama seperti saat saya melatih tujuh tahun lalu. Tentu kelihatan ada sesuatu yang salah. Namun, saya terpanggil untuk kembali bekerja di Makassar,” ujar Darije Kalezic saat diperkenalkan sebagai pelatih PSM.
Kembalinya Darije ke Makassar tidak dibaca sebagai reuni biasa.
Ia menegaskan fokus awalnya adalah membangun kembali karakter permainan tim dan meningkatkan daya saing skuad setelah musim lalu dinilai belum berjalan sesuai ekspektasi.
Manajemen PSM juga melihat pengalaman Darije sebagai alasan utama untuk kembali menyerahkan kursi pelatih kepadanya.
Manajer PSM, Muhammad Nur Fajrin, mengatakan Darije sudah memahami kultur klub karena pernah menangani Juku Eja pada musim 2019 dan sempat memberi pencapaian penting untuk tim.
“Beliau sudah menangani kita di musim kompetisi 2019, tahu betul PSM seperti apa, dan juga memberikan prestasi. Mudah-mudahan itu menjadi pembuka lagi untuk tahun ini dan hal-hal baik yang akan kita hadapi ke depan,” kata Fajrin.
Fajrin menambahkan komunikasi dengan Darije sebenarnya sudah berlangsung sejak beberapa bulan sebelum musim lalu berakhir.
Setelah pelatih itu memantau kondisi tim pada fase-fase akhir kompetisi, manajemen dan Darije akhirnya sepakat memulai kerja sama baru di Makassar.
Latihan perdana juga menjadi tahap awal adaptasi untuk beberapa nama baru seperti Nenad Lalic, Agung Mannan, dan Nur Hidayat.
Kehadiran mereka memperlihatkan bahwa PSM sedang menyusun ulang komposisi tim dengan memadukan pemain senior, rekrutan anyar, dan talenta akademi dalam satu fondasi pramusim.
Sebelumnya, Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim, memastikan kedatangan Darije memang sudah masuk agenda program pramusim klub.
Dengan dimulainya latihan di Kalegowa, PSM kini fokus membangun kekompakan tim, menaikkan kondisi fisik pemain, dan menyiapkan kerangka permainan untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027.