PSM Makassar resmi berpisah dengan Yuran Fernandes pada 6 Juli 2026. dok/psm_makassar
SulawesiPos.com – PSM Makassar resmi melepas Yuran Fernandes pada Senin, 6 Juli 2026, mengakhiri kebersamaan empat musim dengan bek asal Cabo Verde yang selama ini menjadi kapten, figur sentral, dan salah satu simbol kekuatan Pasukan Ramang.
Pengumuman itu disampaikan lewat akun resmi PSM Makassar. Dalam pernyataannya, klub menyebut keputusan berpisah diambil setelah melalui diskusi dan pertimbangan panjang.
Yuran disebut tidak lagi melanjutkan “pelayaran” bersama klub yang dibelanya sejak 2022.
Perpisahan ini menjadi kabar besar bagi publik PSM karena Yuran bukan hanya bek asing biasa.
Ia menjelma menjadi salah satu pemain paling berpengaruh dalam empat musim terakhir, termasuk saat membawa Juku Eja menjuarai Liga 1 musim 2022/2023.
PSM juga menegaskan besarnya jejak yang ditinggalkan sang pemain.
Selama membela Panji Pinisi, Yuran mencatat 133 penampilan di semua ajang dan mencetak 21 gol, angka yang menonjol untuk seorang pemain bertahan.
Di luar statistik, kehilangan Yuran berarti PSM melepas sosok pemimpin di lapangan.
Julukan “Kepala Suku” yang melekat padanya menunjukkan posisi penting Yuran di ruang ganti, di lini belakang, dan dalam hubungan emosional dengan suporter.
Momen perpisahan itu juga diperkuat video singkat yang diunggah PSM, memperlihatkan Yuran menyebut situasi ini sebagai hari yang sulit baginya.
Nuansa emosional itu menandai bahwa kepergian sang kapten bukan sekadar akhir kontrak, tetapi penutup satu era penting dalam perjalanan PSM beberapa musim terakhir.
Sejak datang ke Makassar, Yuran berkembang menjadi salah satu bek paling menonjol di kompetisi Indonesia. Ia bukan hanya kuat dalam duel dan solid saat bertahan, tetapi juga memberi ancaman nyata lewat kontribusi gol.
Produktivitas 21 gol dari 133 laga membuat perannya menonjol dibanding banyak bek tengah lain. Kombinasi kepemimpinan, konsistensi, dan kontribusi di dua sisi permainan itulah yang membuat perpisahan ini terasa besar bagi PSM.
Kini, setelah pengumuman resmi itu keluar, perhatian akan bergeser pada bagaimana PSM menutup lubang yang ditinggalkan Yuran di lini belakang sekaligus pada pelabuhan baru yang akan dituju sang pemain dalam kelanjutan kariernya.