SulawesiPos.com – Marcus Rashford dipastikan kembali ke Manchester United setelah Barcelona memutuskan tidak mengaktifkan opsi pembelian permanen dalam kesepakatan peminjamannya. Keputusan yang muncul pada Selasa (16/6/2026) itu seolah menandai berakhirnya petualangan singkat sang penyerang di Spanyol.
Namun, perkembangan terbaru justru membuka babak baru yang lebih menarik dalam saga transfernya.
Bersamaan dengan kepulangannya ke Old Trafford, terungkap bahwa Rashford memiliki klausul pelepasan senilai 40 juta poundsterling atau sekitar Rp880 miliar yang dapat diaktifkan pada bursa transfer musim panas 2026.
Kabar tersebut pertama kali diungkap jurnalis transfer Fabrizio Romano melalui akun media sosialnya.
Menurut Romano, Barcelona sebenarnya memiliki kesempatan untuk mempermanenkan Rashford dengan nilai 30 juta euro atau sekitar Rp568 miliar.
Namun, Blaugrana memilih untuk tidak menggunakan opsi tersebut sebelum batas waktu klausul.
“Barcelona memiliki klausul opsi pembelian sebesar 30 juta euro, tetapi seperti yang sudah diperkirakan mereka tidak mengaktifkannya sehingga Rashford kembali ke Manchester United,” tulis Romano.
Keputusan itu membuat Rashford kembali berstatus pemain Manchester United menjelang dimulainya persiapan pramusim.
Meski demikian, Barcelona belum sepenuhnya menutup pintu bagi pemain berusia 28 tahun tersebut.
“Barcelona tetap tertarik mempertahankan Marcus, tetapi hanya melalui status pinjaman,” lanjut Romano.
Artinya, klub asal Catalunya itu masih membuka peluang untuk melanjutkan kerja sama dengan Rashford, meski hanya dalam bentuk peminjaman baru.
Klausul £40 Juta Jadi Sorotan
Di tengah spekulasi mengenai masa depannya, Romano kembali membocorkan fakta lain yang tak kalah mengejutkan.
Kontrak Rashford bersama Manchester United ternyata memuat klausul pelepasan senilai 40 juta poundsterling.
Namun, klausul tersebut memiliki syarat khusus, dua rival domestik terbesar Manchester United tidak dapat memanfaatkannya.
“Kontrak Marcus Rashford di Manchester United mencakup klausul pelepasan sebesar 40 juta poundsterling pada musim panas ini. Klausul tersebut tidak berlaku untuk Liverpool dan Manchester City,” ungkap Romano.
Dengan demikian, klub-klub lain di luar Liverpool dan Manchester City berpeluang mendapatkan Rashford apabila bersedia memenuhi nilai yang telah ditetapkan dalam kontraknya.
Michael Carrick dan Pilihan Sulit Rashford
Kepulangan Rashford juga terjadi di tengah era baru Manchester United di bawah kepemimpinan Michael Carrick.
Situasi ini membuat keputusan mengenai masa depannya menjadi semakin kompleks.
Romano menegaskan bahwa keputusan akhir tidak hanya berada di tangan manajemen klub, tetapi juga Rashford sendiri.
“Keputusan akhir bergantung pada Rashford dan Manchester United, apakah mereka membuka peluang untuk tetap bertahan di bawah Michael Carrick atau memilih jalan keluar,” tutup Romano.
Bagi Rashford, musim panas 2026 dapat menjadi titik balik penting dalam karier profesionalnya.
Ia memiliki beberapa opsi: bertahan dan memperjuangkan tempat di bawah proyek baru Manchester United, menerima tawaran transfer permanen dari klub lain, atau kembali menjalani masa peminjaman.
Yang pasti, kepulangannya ke Old Trafford bukanlah akhir dari cerita.
Dengan Barcelona yang masih menyimpan minat serta keberadaan klausul pelepasan £40 juta, Marcus Rashford dipastikan akan tetap menjadi salah satu nama yang paling menyita perhatian hingga penutupan bursa transfer musim panas 2026.


