SulawesiPos.com – Timnas Prancis mendapat peringatan keras menjelang dimulainya Piala Dunia 2026 setelah menelan kekalahan mengejutkan 1-2 dari timnas Pantai Gading dalam laga persahabatan internasional di Stade de la Beaujoire, Nantes, Jumat (5/6/2026) dinihari WITA.
Meski sempat unggul lebih dulu melalui Rayan Cherki, Les Bleus gagal mempertahankan keunggulan dan harus mengakui ketangguhan wakil Afrika tersebut.
Kekalahan ini menjadi sorotan karena terjadi hanya beberapa hari sebelum Prancis memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026.
Di sisi lain, Pantai Gading sukses mengirim pesan kuat kepada para pesaingnya setelah meraih kemenangan bersejarah atas salah satu favorit juara dunia.
Sejak menit awal, Prancis tampil dominan dengan penguasaan bola lebih baik dan beberapa kali mengancam gawang Yahia Fofana.
Kehadiran Kylian Mbappé, Michael Olise, dan Marcus Thuram membuat lini pertahanan Pantai Gading bekerja ekstra keras.
Tekanan tersebut akhirnya membuahkan hasil menjelang turun minum.
Pada menit ke-45, Rayan Cherki menunjukkan kualitas individunya dengan penyelesaian klinis yang membawa Prancis unggul 1-0.
Gol itu lahir setelah kombinasi apik yang melibatkan Ibrahima Konaté.
Keunggulan tersebut membuat publik tuan rumah optimistis Les Bleus akan mengakhiri laga dengan kemenangan nyaman.
Namun situasi berubah drastis setelah jeda.
Pelatih Prancis, Didier Deschamps, melakukan banyak pergantian pemain untuk menguji kedalaman skuad menjelang Piala Dunia.
Pantai Gading memanfaatkan momentum itu dengan sangat baik.
Pada menit ke-53, bek kanan Guéla Doué mencetak gol penyeimbang setelah memanfaatkan serangan cepat timnya.
Gol tersebut membuat kepercayaan diri Les Éléphants meningkat dan pertandingan menjadi jauh lebih terbuka.
Pantai Gading terus menekan melalui kecepatan Simon Adingra, Nicolas Pépé, serta Amad Diallo yang masuk dari bangku cadangan.
Serangan demi serangan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-84.
Guéla Doué kembali menjadi aktor penting dengan mengirim umpan matang ke kotak penalti yang berhasil diselesaikan dengan sempurna oleh Amad Diallo.
Gol tersebut memastikan kemenangan 2-1 bagi wakil Afrika sekaligus menjadi salah satu hasil paling mengejutkan dalam rangkaian laga pemanasan Piala Dunia tahun ini.
Meski kalah, kubu Prancis berusaha melihat hasil ini sebagai bahan evaluasi sebelum turnamen dimulai.
Menurut laporan Reuters, Deschamps mengakui timnya kesulitan menghadapi intensitas dan kecepatan permainan Pantai Gading di babak kedua.
Ia menilai laga tersebut menjadi pengingat bahwa timnya tidak boleh kehilangan fokus menjelang Piala Dunia.
Gelandang Prancis, Aurélien Tchouaméni, juga menegaskan bahwa pertandingan ini merupakan bagian dari proses persiapan dan bukan gambaran final kekuatan Les Bleus.
Sementara itu, Cherki memilih fokus pada target utama tim, yakni tampil maksimal saat turnamen resmi dimulai.
Bagi Pantai Gading, hasil ini memiliki arti sangat besar. Kemenangan di Nantes tercatat sebagai kemenangan pertama mereka atas Prancis dalam sejarah pertemuan kedua negara.
Selain itu, performa impresif Guéla Doué dan Amad Diallo semakin meningkatkan optimisme publik Pantai Gading menjelang Piala Dunia 2026.
Pelatih Emerse Faé kini memiliki modal berharga untuk membawa timnya bersaing di panggung dunia.
Jika mampu mempertahankan performa seperti saat menghadapi Prancis, Les Éléphants berpotensi menjadi salah satu kuda hitam yang layak diperhitungkan.
Dengan waktu persiapan yang semakin singkat, baik Prancis maupun Pantai Gading kini akan mengalihkan fokus penuh ke Piala Dunia 2026.
Namun satu hal sudah pasti, kemenangan bersejarah di Nantes akan menjadi suntikan moral luar biasa bagi wakil Afrika tersebut.

