Drama 6 gol tersaji saat Bayern Munich ditahan Heidenheim 3-3. dok/fch_1846
SulawesiPos.com – Pertandingan mengejutkan terjadi di ajang Bundesliga saat Bayern Munich ditahan imbang 3-3 oleh tim papan bawah Heidenheim pada Sabtu 2 Mei 2026.
Hasil ini jelas di luar prediksi banyak pihak.
Bayern yang dikenal sebagai raksasa Jerman justru dipaksa bekerja ekstra keras untuk menghindari kekalahan di hadapan pendukungnya sendiri.
Laga baru berjalan 22 menit, publik tuan rumah langsung terdiam.
Penyerang Heidenheim, Budu Zivzivadze, sukses mencetak gol pembuka dan membawa tim tamu unggul 0-1.
Kejutan belum berhenti.
Pada menit ke-31, giliran Eren Dinkci yang menggandakan keunggulan menjadi 0-2.
Bayern benar-benar terlihat kehilangan ritme permainan.
Dalam kondisi tertekan, Bayern akhirnya menemukan celah.
Leon Goretzka mencetak gol pada menit ke-44 dan memperkecil skor menjadi 1-2 sebelum babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Bayern tampil lebih agresif.
Tekanan demi tekanan akhirnya berbuah hasil saat Goretzka kembali mencetak gol pada menit ke-57.
Skor berubah menjadi 2-2 dan harapan comeback semakin terbuka.
Alih-alih mengamankan permainan, Bayern justru kembali kebobolan.
Budu Zivzivadze mencetak gol keduanya di menit ke-76 dan membawa Heidenheim kembali unggul 2-3.
Situasi ini membuat Bayern berada di ujung kekalahan.
Waktu terus berjalan, dan tekanan semakin besar di menit-menit akhir pertandingan.
Saat laga tampak akan berakhir dengan kemenangan sensasional Heidenheim, drama terjadi di injury time panjang.
Bayern akhirnya menyamakan skor di menit 90+10 lewat gol Olise yang tercipta dari situasi kemelut di depan gawang bahkan sempat disebut sebagai gol bunuh diri.
Gol ini menjadi penyelamat dan memastikan Bayern tidak dipermalukan di kandang sendiri.
Hasil imbang ini menjadi tamparan bagi Bayern Munich yang seharusnya mampu mengamankan kemenangan dengan kualitas skuad yang dimiliki.
Sebaliknya, Heidenheim justru tampil tanpa beban dan hampir menciptakan kejutan besar.
Performa mereka patut diapresiasi, terutama dalam memanfaatkan peluang secara efektif.
Laga ini membuktikan bahwa di sepak bola, tidak ada hasil yang benar-benar pasti.
Bahkan tim sebesar Bayern pun bisa dibuat kesulitan hingga detik terakhir.