Overview
SulawesiPos.com — Bintang sepak bola Brasil, Neymar Jr, kembali menjadi sorotan publik setelah mengungkap sisi emosional dalam perjalanan kariernya.
Dalam sebuah pernyataan yang beredar luas di media sosial, Neymar mengaku pernah berada di titik terendah hingga hampir memutuskan untuk mengakhiri karier profesionalnya di dunia sepak bola.
Pengakuan tersebut membuka tabir perjuangan mental yang selama ini jarang diketahui publik.
Di balik gemerlap lapangan hijau dan sorotan kamera, Neymar ternyata sempat dilanda kelelahan emosional akibat cedera berkepanjangan serta tekanan yang terus menghampiri.
Dalam pernyataannya, Neymar mengisahkan bahwa ada momen ketika ia memegang ponsel dan berniat mengumumkan bahwa dirinya telah selesai dengan sepak bola.
Namun, keputusan itu tak pernah benar-benar ia ambil karena rasa cintanya terhadap olahraga yang membesarkan namanya terlalu kuat untuk ditinggalkan.
Cedera yang berulang kali menghantamnya membuat kondisi mentalnya terkuras.
Setiap masa pemulihan bukan hanya soal fisik, tetapi juga pertarungan batin.
Mantan pemain PSG bahkan harus menjalani sesi terapi untuk menjaga kestabilan emosinya.
Situasi semakin berat ketika sebagian publik justru melontarkan kritik terkait kondisi fisiknya.
Komentar mengenai kenaikan berat badan dan performa di lapangan menjadi beban tambahan.
Padahal, di balik itu semua, ia tengah berjuang agar bisa kembali berdiri dan bermain.
Bagi Neymar, sepak bola bukan sekadar profesi.
Olahraga ini telah menjadi bagian dari identitasnya sejak kecil.
Ia tumbuh dengan mimpi besar membawa kebanggaan bagi keluarga dan negaranya.
Perjalanan panjangnya bersama klub-klub elite Eropa dan kontribusinya untuk Timnas Brasil membuktikan kualitasnya sebagai salah satu pemain terbaik generasinya.
Namun, kisah kali ini menunjukkan bahwa bahkan pemain dengan reputasi dunia pun tetap manusia biasa yang bisa merasa lelah dan rapuh.
Kebahagiaan terbesar bagi Neymar adalah bisa kembali merumput dan merasakan atmosfer pertandingan.
Baginya, kesempatan bermain lagi merupakan anugerah yang tidak ternilai.
Pengakuan ini menuai banyak respons positif dari penggemar.
Banyak yang memberikan dukungan moral dan berharap Neymar dapat kembali menunjukkan performa terbaiknya tanpa dihantui cedera.
Kisah ini juga menjadi pengingat bahwa kesehatan mental atlet sama pentingnya dengan kebugaran fisik.
Dunia sepak bola modern semakin menyadari pentingnya pendampingan psikologis bagi para pemain yang menghadapi tekanan kompetisi tingkat tinggi.
Dengan semangat baru dan dukungan dari berbagai pihak, Neymar diyakini masih memiliki banyak hal untuk ditorehkan di lapangan hijau.