Overview
SulawesiPos.com, Manchester – Manchester City memastikan langkah ke babak berikutnya di ajang Piala FA setelah menaklukkan Salford City dengan skor meyakinkan 2-0, Sabtu (14/2/2026) malam waktu setempat.
Bermain dominan sejak menit awal, The Citizens menunjukkan perbedaan kualitas yang signifikan atas tim tamu.
Kemenangan ini ditentukan oleh gol bunuh diri pemain Salford pada babak pertama serta gol perdana Marc Guehi bersama City di paruh kedua laga.
City langsung mengambil kendali permainan dengan penguasaan bola mencapai 80 persen.
Tim asuhan Pep Guardiola mengurung pertahanan Salford dan memaksa lawan lebih banyak bertahan di area sendiri.
Gol pembuka tercipta pada menit ke-6. Tekanan bertubi-tubi dari sisi kanan membuat lini belakang Salford panik hingga bola justru berbelok masuk ke gawang sendiri.
Skor 1-0 membuat tuan rumah semakin percaya diri mengembangkan permainan.
Sebaliknya, Salford hanya mampu membukukan dengan enam percobaan total tembakan sepanjang laga.
Momentum penegasan kemenangan hadir pada menit ke-81.
Bek tengah anyar City, Marc Guehi, sukses memanfaatkan situasi bola mati untuk menggandakan keunggulan.
Gol tersebut menjadi yang pertama bagi sang pemain sejak berseragam Manchester City.
Selepas laga, akun resmi klub bahkan menyoroti momen tersebut sebagai “gol pertama Guehi untuk City” yang langsung disambut meriah para pendukung di stadion.
Kontribusi Guehi tak hanya soal gol.
Ia tampil solid dalam menjaga lini belakang, membantu City mencatatkan clean sheet tanpa kartu kuning sepanjang pertandingan.
Guardiola melakukan sejumlah rotasi dalam pertandingan ini.
Beberapa pemain pelapis dan wajah baru mendapatkan menit bermain, termasuk kombinasi lini tengah yang tetap mampu menjaga ritme permainan.
Meskipun melakukan pergantian pemain di babak kedua, intensitas City tidak menurun.
Serangan demi serangan terus dilancarkan melalui variasi umpan pendek cepat dan eksploitasi sisi sayap.
Salford sempat mencoba menekan lewat serangan balik, tetapi disiplin lini belakang City membuat upaya tersebut tak membuahkan hasil berarti.
Berikut ringkasan data utama laga:
Data tersebut memperlihatkan perbedaan kualitas dan kontrol permainan yang sangat mencolok.
Hasil ini menjadi suntikan moral bagi Manchester City dalam perburuan gelar domestik musim 2025/2026.
Selain menjaga asa di Piala FA, performa solid dan kedalaman skuad menjadi sinyal positif menghadapi jadwal padat ke depan.
Dengan kombinasi pemain senior dan rekrutan baru yang mulai menyatu, City terlihat semakin matang dalam berbagai kompetisi yang diikuti musim ini.