Categories: Sepakbola

Semifinal Liga 4 Jateng Ricuh, Puluhan Suporter PSIR Rembang Turun ke Lapangan Usai Laga Kontra Persak Kebumen

  • Overview
    Pertandingan semifinal Liga 4 Jawa Tengah antara PSIR Rembang dan Persak Kebumen berakhir dengan insiden kericuhan di lapangan.
  • Sejumlah suporter PSIR turun ke area pertandingan dan mengejar perangkat wasit karena menilai kepemimpinan pertandingan tidak adil.
  • Laga sendiri dimenangkan Persak Kebumen dengan skor 2-0, sekaligus memastikan tiket ke partai final.

Laga Panas Berujung Kekacauan

SulawesiPos.com — Atmosfer semifinal Liga 4 Jawa Tengah yang mempertemukan PSIR Rembang melawan Persak Kebumen berubah tegang di penghujung pertandingan.

Duel yang digelar dengan tensi tinggi itu akhirnya dimenangkan Persak Kebumen dengan skor meyakinkan 2-0.

Namun, hasil tersebut memicu kekecewaan besar dari pendukung tuan rumah. Beberapa saat setelah peluit panjang dibunyikan, ratusan suporter dilaporkan masuk ke dalam lapangan.

Situasi yang semula hanya dipenuhi sorak-sorai berubah menjadi kepanikan ketika sejumlah oknum berusaha mendekati dan mengejar wasit yang memimpin laga.

Aksi tersebut diduga dipicu oleh ketidakpuasan terhadap sejumlah keputusan krusial sepanjang pertandingan.

Pendukung PSIR menilai ada beberapa momen kontroversial yang merugikan tim kebanggaan mereka.

Keputusan Wasit Jadi Sorotan

Sepanjang pertandingan, wasit beberapa kali menjadi pusat perhatian.

Beberapa pelanggaran dan keputusan penting dianggap tidak berpihak pada PSIR Rembang.

Ketegangan di tribun sudah terasa bahkan sebelum laga berakhir.

Ketika pertandingan usai dan skor tetap 0-2 untuk keunggulan Persak Kebumen, emosi sebagian suporter tak terbendung.

Aparat keamanan yang berjaga langsung bergerak cepat membentuk barikade untuk mengamankan perangkat pertandingan serta para pemain dari potensi bentrokan.

Beruntung, situasi perlahan bisa dikendalikan setelah aparat dan panitia pelaksana bekerja sama mengevakuasi wasit keluar dari area lapangan.

Persak Kebumen Melaju ke Final

Di balik insiden tersebut, Persak Kebumen memastikan satu tempat di partai puncak Liga 4 Jawa Tengah.

Dua gol yang dicetak sepanjang pertandingan menjadi penentu langkah mereka ke final.

Kemenangan ini menjadi pencapaian penting bagi Persak Kebumen yang tampil disiplin dan efektif sepanjang laga semifinal.

Mereka kini tinggal selangkah lagi untuk mengamankan gelar juara Liga 4 tingkat provinsi.

Sementara itu, PSIR Rembang harus mengubur mimpi tampil di final setelah gagal memaksimalkan peluang di kandang sendiri.

Evaluasi Keamanan dan Sanksi Menanti

Kericuhan yang terjadi dipastikan menjadi perhatian serius penyelenggara kompetisi.

Insiden masuknya suporter ke lapangan berpotensi berujung pada sanksi dari pihak Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Tengah.

Evaluasi terhadap sistem pengamanan stadion serta pengendalian massa kemungkinan besar akan dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang di pertandingan berikutnya.

Sepak bola sejatinya menjadi ajang sportivitas dan hiburan masyarakat. Insiden ini menjadi pengingat penting bahwa emosi berlebihan dapat merusak semangat kompetisi yang sehat.

Semifinal Liga 4 Jawa Tengah antara PSIR Rembang dan Persak Kebumen tidak hanya menyajikan duel sengit di atas rumput hijau, tetapi juga meninggalkan catatan kelam akibat kericuhan suporter.

Persak Kebumen melangkah ke final dengan kemenangan 2-0, sementara PSIR harus menerima kenyataan pahit tersingkir di kandang sendiri.

Pihak penyelenggara diharapkan segera melakukan investigasi menyeluruh demi menjaga marwah kompetisi dan keamanan pertandingan di masa mendatang.

Kristio D. Reski

Share
Published by
Kristio D. Reski
Tags: kericuhan suporter Liga 4 Jawa Tengah persak kebumen PSIR Rembang vs Persak Kebumen semifinal liga 4 Wasit