Categories: Sepakbola

PSM Makassar Meet and Greet di Unhas, Bahas Sepakbola dan Filosofi Siri’ na Pacce’

SulawesiPos.com – Direktorat Kemahasiswaan Universitas Hasanuddin (Unhas) menyelenggarakan Meet and Greet PSM Makassar x Universitas Hasanuddin.

Kegiatan ini bertajuk “The Pride of Sulsel” di Arsjad Rasjid Lecture Theater, Unhas Kampus Tamalanrea, Makassar, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan ini menghadirkan manajemen PSM, pemain, sponsor, serta mahasiswa dalam ruang dialog yang membahas identitas, profesionalisme, hingga masa depan sepak bola Sulawesi Selatan (Sulsel).

Perwakilan dari manajemen PSM menekankan bahwa klub tidak hanya berbicara tentang pertandingan, tetapi juga tentang warisan sejarah dan budaya.

Ia mengawali dengan menyinggung sosok legenda Ramang di Olimpiade Melbourne pada tahun 1956, sebagai simbol bahwa PSM lahir dari budaya dan proses panjang masyarakat Sulsel.

“Sepak bola di Makassar itu berjalan seiring dengan budayanya. PSM bukan sekadar 11 pemain yang bertanding seminggu sekali, tapi representasi falsafah ‘Ewako’ dan ‘Siri’ na Pacce’,” ujar Muhammad Nur Fajrin.

Ia juga menjelaskan visi jangka panjang klub dalam membangun fondasi yang berkelanjutan.

“Target kami lima sampai sepuluh tahun ke depan bukan hanya soal prestasi, tapi membangun ekosistem sepak bola yang kuat dan berkelanjutan. Nama besar itu melahirkan tanggung jawab besar,” katanya.

Dari sisi pemain,  kapten PSM, Yuran Fernandes mengungkapkan kedekatan emosional dengan suporter menjadi pembeda klub ini.

“Mereka menerima kami seperti keluarga. Kami bermain jauh dari rumah, tapi di sini kami merasa seperti di rumah,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa kebanggaan membawa nama Sulawesi Selatan berarti mencerminkan budaya daerah di setiap pertandingan.

Diskusi juga menyentuh konsistensi performa di level profesional.

Pemain menekankan pentingnya mentalitas dan kerja keras.

“Talenta saja tidak cukup. Kalau tidak berlatih setiap hari dan tidak punya mental yang kuat, kamu tidak akan bertahan,” ungkapnya, mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya mengandalkan bakat.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan sponsor Honda yang telah delapan tahun bekerja sama dengan PSM menyebut hubungan keduanya telah seperti keluarga.

“Kami melihat PSM bukan hanya klub, tapi kebanggaan masyarakat. Di situlah nilai yang sama antara Honda dan PSM, ingin selalu dekat dan memberi manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Melalui forum ini, PSM dan Unhas menunjukkan sinergi antara dunia olahraga dan akademik.

Bukan hanya temu sapa biasa, kegiatan ini menjadi ruang refleksi tentang identitas, profesionalisme, serta komitmen menjaga PSM sebagai kebanggaan Sulsel.

Muh Amar Masyhudul Haq

Share
Published by
Muh Amar Masyhudul Haq
Tags: berita PSM Makassar PSM Makassar