Overview
SulawesiPos.com, Napoli — Kejutan besar terjadi di ajang Coppa Italia 2025/2026.
Klub kuda hitam Como 1907 berhasil menyingkirkan Napoli di babak perempat final setelah menang 2-1 lewat adu penalti, usai laga berakhir imbang 1-1 hingga waktu normal.
Bermain dengan tekanan tinggi di hadapan publik Napoli, Como justru tampil tanpa beban.
Disiplin bertahan, efektif memanfaatkan peluang, serta ketenangan dalam adu penalti menjadi kunci keberhasilan tim tamu melangkah ke semifinal.
Napoli sejatinya tampil dominan sejak awal pertandingan.
Penguasaan bola lebih banyak dan tekanan bertubi-tubi diarahkan ke lini pertahanan Como.
Namun, solidnya barisan belakang tim tamu membuat peluang Napoli mentah sebelum benar-benar berbahaya.
Petaka bagi tuan rumah datang pada menit ke-39.
Martin Baturina sukses mengeksekusi penalti untuk Como, membawa timnya unggul 1-0.
Gol tersebut membuat suasana stadion mendadak senyap, sementara Napoli tampak mulai kehilangan ketenangan.
Menjelang turun minum, Napoli kembali mendapat pukulan mental setelah Ramon diganjar kartu kuning akibat pelanggaran keras, menutup babak pertama dengan keunggulan tipis Como.
Memasuki babak kedua, Napoli meningkatkan intensitas permainan.
Hasilnya langsung terlihat pada menit ke-46 ketika Alessandro Vergara mencetak gol penyeimbang memanfaatkan assist Rasmus Højlund.
Skor berubah menjadi 1-1, membangkitkan harapan publik tuan rumah.
Pelatih Napoli kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain agresif, memasukkan Spinazzola, Alisson Santos, dan Politano untuk menambah daya gedor.
Namun, Como juga merespons cepat dengan rotasi pemain yang menjaga keseimbangan lini tengah.
Laga berjalan keras dan penuh tensi.
Kartu kuning kembali mewarnai pertandingan, termasuk untuk Roberto di menit ke-62.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tetap bertahan, memaksa pertandingan ditentukan lewat adu penalti.
Drama sesungguhnya terjadi di babak adu penalti.
Algojo Como tampil hampir sempurna.
Da Cunha, Douvikas, Baturina, Smolcic, Diego Carlos, Vojvoda, hingga Kempf menjalankan tugasnya dengan tenang.
Sebaliknya, Napoli harus menelan pil pahit setelah Romelu Lukaku dan Stanislav Lobotka gagal mengeksekusi penalti.
Dua kegagalan tersebut cukup untuk memastikan kemenangan Como dengan skor 2-1 dalam adu tos-tosan.
Keberhasilan ini menjadi salah satu momen terbesar dalam sejarah Como di Coppa Italia, sekaligus menegaskan status mereka sebagai kuda hitam yang patut diperhitungkan.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Napoli yang menargetkan gelar domestik musim ini.
Dominasi permainan tak mampu diterjemahkan menjadi kemenangan, sementara kegagalan di titik putih memperpanjang catatan buruk mereka dalam laga bertekanan tinggi.
Di sisi lain, Como layak mendapat pujian. Dengan materi pemain yang tak semewah Napoli, mereka menunjukkan disiplin, keberanian, dan mental juara.
Langkah ke semifinal Coppa Italia menjadi bukti bahwa kejutan masih hidup dalam sepak bola Italia.