Overview
SulawesiPos.com — Timnas Indonesia U-17 menelan kekalahan telak saat menghadapi China U-17 dalam laga uji coba internasional yang digelar pada Senin (9/2/2026) malam WIB.
Dalam pertandingan tersebut, skuad asuhan tim pelatih Garuda Muda harus mengakui keunggulan China dengan skor mencolok 0-7 hingga peluit akhir dibunyikan.
Sejak menit awal, China U-17 langsung mengambil inisiatif serangan dengan permainan agresif dan tempo tinggi.
Penguasaan bola didominasi tim tamu yang tampil rapi dalam membangun serangan dari lini belakang.
Sementara itu, Timnas Indonesia U-17 tampak kesulitan keluar dari tekanan dan sering kehilangan bola akibat kesalahan passing serta kurangnya ketenangan dalam pengambilan keputusan.
Perbedaan kualitas terlihat jelas di sektor tengah lapangan.
Lini tengah Indonesia kerap kalah duel dan gagal memutus aliran bola lawan.
Akibatnya, lini pertahanan Garuda Muda terus berada dalam tekanan dan dipaksa bekerja ekstra sejak awal babak pertama.
Rapuhnya koordinasi di lini belakang dimanfaatkan dengan efektif oleh China U-17.
Serangan-serangan cepat, pergerakan tanpa bola yang dinamis, serta penyelesaian akhir yang klinis membuat gawang Indonesia kebobolan berulang kali.
Hingga babak pertama berakhir, Indonesia sudah tertinggal jauh dan situasi tidak banyak berubah di paruh kedua pertandingan.
Memasuki babak kedua, Timnas Indonesia U-17 mencoba melakukan sejumlah penyesuaian, baik dari sisi pergantian pemain maupun perubahan pendekatan permainan.
Namun, perbaikan yang diharapkan belum mampu meredam dominasi China U-17. Tekanan demi tekanan kembali berujung gol, membuat skor semakin menjauh.
Selain masalah teknis, aspek organisasi permainan dan kedisiplinan posisi juga menjadi catatan penting.
Jarak antarlini yang terlalu renggang, keterlambatan melakukan transisi bertahan, serta minimnya komunikasi antarpemain membuat pertahanan Indonesia mudah dieksploitasi lawan.
Dari sisi menyerang, Timnas Indonesia U-17 juga mengalami kesulitan menciptakan peluang bersih.
Beberapa upaya serangan balik kerap terhenti sebelum memasuki area berbahaya, baik karena kehilangan bola maupun kalah duel fisik dengan pemain China.
Kekalahan telak ini pun memicu berbagai reaksi dari publik sepak bola nasional.
Banyak pengamat menilai hasil tersebut sebagai gambaran nyata bahwa pembinaan sepak bola usia muda Indonesia masih membutuhkan pembenahan serius, terutama dalam hal konsistensi kompetisi, kualitas latihan, serta pembentukan karakter bermain sejak usia dini.
Meski hasilnya mengecewakan, laga uji coba ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi berharga bagi tim pelatih dan federasi.
Uji coba melawan tim dengan level permainan tinggi dinilai penting untuk mengukur kemampuan pemain sekaligus mengidentifikasi kelemahan yang harus segera diperbaiki sebelum menghadapi turnamen resmi.
Dengan agenda kompetisi usia muda yang masih akan berlangsung ke depan, Timnas Indonesia U-17 dituntut untuk segera berbenah.
Peningkatan kualitas passing, penguatan organisasi pertahanan, serta pematangan mental bertanding menjadi pekerjaan rumah utama agar Garuda Muda dapat tampil lebih kompetitif di level internasional.